Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tomas Nagekeo Ini Ikut Menyerukan Jangan Cepat Terprovokasi Berita Hoax
Regional NTT

Tomas Nagekeo Ini Ikut Menyerukan Jangan Cepat Terprovokasi Berita Hoax

By Redaksi28 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tokoh masyarakat Nagekeo, Adi Lay (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Adi Lay, tokoh masyarakat (Tomas) Nagekeo asal Mbay, Kecamatan Aesesa ikut menyerukan agar setiap warga jangan cepat terprovokasi dengan berita bohong atau hoax.

Menurut Adi, belakangan ini informasi hoax atau penyebaran berita palsu dan fitnah marak bermunculan di media sosial.

Sebab itu, dia berharap agar masyarakat tidak mudah percaya dengan berita bohong atau hoax termasuk yang menyebarkannya.

“Saya tegaskan, berbohong apa pun bentuknya dilarang agama,” tegas Adi Lay saat ditemui VoxNtt.com di kediamannya, Senin (27/05/2018).

Adi meminta masyarakat Nagekeo lebih cerdas dalam menyaring kabar yang beredar di media sosial. Setiap informasi yang diterima hendaknya dicari kebenaran sumbernya.

“Masyarakat harus cerdas ketika menerima berita. Menyaring dari mana sumbernya, konten beritanya seperti apa,” ujarnya.

Dia juga berharap agar masyarakat Nagekeo tidak cepat percaya pada berita-berita yang masuk kategori fitnah.

“Sebelum dapat berita croscheck kebenarannya terlebih dahulu, sehingga tidak jatuh pada fitnah,” saran Adi.

Menyikapi berbagai berita bohong di media sosial, Adi pun meminta aparat penegak hukum agar melakukan tindakan tegas dan keras. Itu terutama bagi pengguna media sosial yang melontarkan ujaran kebencian dan fitnah.

Jaga Persaudaraan dalam Pilkada Nagekeo

Menurut Adi, menjelang Pilkada Nagekeo banyak pihak yang saling menghujat dan saling menjatuhkan antara kandidat satu dan kandidat yang lain di media sosial.

Oleh karena itu dirinya meminta masyarakat Nagekeo agar tetap menjaga kedamaian di moment Pilkada 2018.

“Kita semua adalah satu yakni orang Nagekeo. Kita sama-sama menjaga keamanan untuk menyukseskan Pilkada Nagekeo ini,” pinta Adi.

“Siapa yang terpilih itu lah bupati kita. Maka mari kita sukseskan Pilkada Nagekeo menjadi Pilkada damai,” sambung dia.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleTahun 2017, Laba Bank NTT Mencapai 246 Miliar
Next Article Hamili Keponakannya, Anggota BPD Babuin Dipolisikan

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.