Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Bupati Ray Ancam Tindak Tegas ASN yang Tak Hadiri Apel Hari Pancasila
NTT NEWS

Bupati Ray Ancam Tindak Tegas ASN yang Tak Hadiri Apel Hari Pancasila

By Redaksi1 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila di halaman depan Kantor Bupati TTU (Foto: Eman Tabean/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Bupati TTU Raymundus Saya Fernandes mengancam akan memberikan sanksi tegas bagi Aparatur Sipil Negara yang tidak menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar pada Jumat (01/06/2018).

Sanksi tersebut bisa berupa pemecatan, turun pangkat dan dicopot dari jabatan.

“Momentum hari ini wajib diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara sehingga bagi yang secara sengaja tidak menghadiri maka masuk dalam kategori hukuman berat dan sanksinya bisa berupa pemecatan atau turun pangkat atau diturunkan dari jabatan kecuali yang sakit berat dan tidak bisa jalan itu bisa kita tolerir,” tandas Bupati Ray saat diwawancarai awak media usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman depan Kantor Bupati TTU.

Bupati Ray pada kesempatan tersebut juga berpesan kepada seluruh masyarakat TTU agar menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya dasar Negara yang harus diakui di Indonesia.

Sehingga ia menegaskan bahwa apabila ada ASN ataupun aparat desa yang tidak mengakui Pancasila sebagai dasar Negara, maka dirinya tidak segan-segan untuk mengambil memecat yang bersangkutan dari posisinya saat ini.

Sedangkan apabila ada anggota DPRD yang tidak mengakui Pancasila sebagai dasar Negara, maka dirinya akan menggandeng seluruh masyarakat untuk tidak mendukung yang bersangkutan.

“Apabila ada ASN atau aparat desa yang tidak mengakui Pancasila maka saya akan pecat kalau ada calon DPR atau anggota DPR sekalipun yang tidak mengakui Pancasila maka saya akan gandeng seluruh masyarakat untuk tidak mendukung orang itu,” tegas Ketua DPW NasDem NTT tersebut.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleTerima Alat Sekolah dari Mendagri, Bram Sutejaputra Ingin Jadi Ustad dan Tentara
Next Article 29 Anggota DPRD TTU Tak Hadiri Apel Hari Lahir Pancasila

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.