Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pernah Berembuk: CR ke Senayan, BKH ke Sasando?
HEADLINE

Pernah Berembuk: CR ke Senayan, BKH ke Sasando?

By Redaksi6 Juni 20184 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Benny K Harman (Kiri) dan Christian Rotok (Kanan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Di berbagai grup layanan WhatsApp beredar pesan mengejutkan dari Ketua Ikatan Keluarga Manggarai Raya (IKMR) Kupang, Martinus Nahas.

Pesan Martinus Nahas yang sudah beredar luas tersebut dikabarkan sebagai respon atas tampilnya dua tokoh dari daerah Manggarai di kancah Pilgub NTT 2018.

Keduanya yakni; Benny K Harman (BKH), calon gubernur NTT yang berpasangan dengan Benny A Litelnoni dan Christian Rotok (CR), calon wakil gubernur NTT yang maju dengan Esthon Foenay.

Dalam pesannya, Martinus mengaku akhir-akhir ini dia sering ditanya alasan orang Manggarai tidak bisa duduk bersama dan berembuk untuk mengajukan satu calon saja dari daerah ujung barat Pulau Flores itu di kancah Pilgub NTT 2018.

Dia menilai pertanyaan tersebut telah mengusik hati dan pikirannya sebagai Ketua IKMR Kupang dan juga sebagai orang Manggarai.

Atas pertanyaan yang cukup menggelitik itulah, Martinus dalam pesan tersebut menyampaikan beberapa poin.

Poin-poin itu, kata dia, merupakan pesan dari Almarhum Gaspar Parang Ehok, sesepuh dan yang paling dihargai orang Manggarai di Kupang.

Pesan itu disampaikan kepada Martinus beberapa hari menjelang Almarhum Gaspar Parang Ehok berangkat ke Yogyakarta hingga wafat.

Masih dalam pesan yang beredar di grup WhatsApp itu, Martinus menulis pesan dari Almarhum Gaspar Parang Ehok kepada dirinya.

Pertama, “Jadikanlah ite ata Manggarai kudut tanjeng laing lata (Berbuatlah sesuatu agar kita orang Manggarai dihargai dan diperhitungkan orang).

Kedua, bangun solidaritas dan soliditas yang positif dalam keluarga Manggarai.

Ketiga, buatlah acara syukur gabungan untuk bupati terpilih; Manggarai Deno Kemelus dan Manggara Barat Agustinus Ch Dula.

Keempat, untuk hajatan Pilgub NTT sudah ada kesepakatan antara Christian Rotok Benny K Harman.

Kesepakatan itu yakni; Christian Rotok maju sebagai calon DPR RI (ke Gedung Senayan) dan Benny K Harman maju sebagai calon gubernur NTT (ke gedung Sasando).

Menurut Martinus, kesepakatan ini juga diketahui oleh Almarhum Pater Paul Ngganggung, SVD.

“Untuk kesepakatan terakhir ini bahkan sdh ditindak lanjuti oleh pak Benny Harman dan Ibu dengan kepok (ritus adat Manggarai untuk memohon izin) secara adat di rumah pak Christian Rotok … pak Christian bersedia menjadi ketua tim pemenangan BKH,” tulis Martinus.

Beberapa hal itu, lanjut dia, disampaikan Almarhum Gaspar Parang Ehok kepada dirinya untuk dijadikan sebagai prioritas.

“Jadi Bpk/ibu sekalian ttg pilgub ntt bukan tidak inisiatip utk duduk bersama.. ,sdh ada inisiatip yg dilakukan oleh Bp.Gaspar P.Ehok (alm) sebagai sesepuh ,tokoh manggarai yg kita hormati, kalau dalam perjalanan kemudian terjadi penyimpangan dari komitmen tersebut, hal itu tentu terserah kepada pak Christian dan pak Benny,” tulis Martinus.

Secara pribadi, dia mengaku kesepakatan itu sangat ideal dan strategis untuk menjaga lini DPR RI dan peluang kemenangan pada Pilgub NTT 2018.

Sebab itu, jika sekarang dirinya berkeliling bersama Harmoni (Pasangan Benny K Harman dan Benny A Litelnoni), jelas Martinus, maka hal tersebut untuk menjalankan kesepakatan sebelumnya.

Terutama mendorong dan memperjuangkan BKH menjadi Gubernur NTT dan membantu CR ke DPR RI.

“Kalau dapat bpk/ibu sekalian kita dukung komitmen ini untuk membuat manggarai TANJENG laing lata,” tutup Martinus dalam pesan tersebut.

Martinus Nahas sendiri ketika dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp-nya, Rabu (06/06/2018), membenarkan pesan tersebut dari dirinya.

“Utk (untuk) membuktikan keseriusan dan kebenaran pesan ini kita bisa pa,” kata Martinus.

“Pasang lilin dan doa di pa Gaspar punya kubur. Mohon bimbingan Tuhan melalui beliau,” sambung dia.

CR Bakal Proses Hukum Martinus

Pesan dari Martinus Nahas yang sudah beredar tersebut membuat CR angkat bicara.

Ia menilai pesan Martinus Nahas adalah bohong besar. Sebab itu, dia bakal memeroses Martinus Nahas ke jalur hukum karena dinilai telah merugikan nama baiknya.

Mantan bupati Manggarai dua periode itu mengaku, sudah melayangkan pesan khusus melalui WhatsApp kepada Martinus Nahas.

CR menanyakan alasan Martinus baru sekarang menulis pesan, hingga beredar luas tanpa ada konfirmasi dengan dia sebelumnya.

Politisi PAN itu juga menanyakan alasan Martinus menulis pesan setelah Gaspar Parang Ehok dan Pater Paul Ngganggung, SVD meninggal.

“Kenapa tidak tanya orang-orang yang masih hidup, juga tahu cerita ini? Tanya saya misalnya, Apa ada ketakutan?” tanya Rotok saat dikonfirmasi VoxNtt.com.

Dia sendiri sangat menyesal, jika pesan yang sudah beredar luas tersebut ditulis oleh Martinus Nahas. Rotok bahkan menilai pesan itu lahir dari intelektualitas yang menyesatkan.

“Kalau benar pesan itu dari pa Gaspar, mengapa keluarga-keluarga pa Gaspar dukung saya? Ibu pa Gaspar masih hidup,” tandas Rotok.

“Apakah dia (Martinus Nahas) diberi hak politik untuk mengatur hak-hak politik orang Manggarai?” tanya dia.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleProgram RLH Belum Berjalan, Kadis PRKPP TTU Terancam Kehilangan Jabatan
Next Article Polres TTU Musnahkan Ribuan Liter Miras

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.