Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Puluhan Tahun Dusun Puta Dicengkeram Gulita
Regional NTT

Puluhan Tahun Dusun Puta Dicengkeram Gulita

By Redaksi6 Juni 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi listrik padam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Kurang lebih 20-an tahun warga Dusun Puta, Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo merasa dicengkeram gelap gulita tanpa listrik dari PLN.

Warga dusun ini hanya mengadalkan lampu pelita untuk penerangan malam.

“Kami sudah berulang kali ajukan permohonan listrik masuk ke wilayah kami. Namun sampai saat ini tidak ada jawabannya,” ujar Frans diaminni Eras dan Arifin, tiga warga Dusun Puta yang ditemui VoxNtt.com, Rabu malam (06/06/2018).

Mereka mengaku permintaan agar saluran listrik masuk ke Dusun Puta seakan tidak digubris pihak PLN dan Pemkab Nagekeo.

Akibatnya, 60 kepala keluraga (KK) yang menghuni dusun ini menjadi terpinggirkan karena jauh dari harapan adanya listrik PLN.

Mirisnya, Dusun Puta masih di dalam wilayah Kota Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo.

Dia terletak di dekat Pelabuhan Marapokot.

Beberapa fasilitas pemerintah seperti gedung SDI Tonggurambang dan SMP Satap 3 Aesesa pun tak pernah mendapat sentuhan listrik dari PLN.

Ketiga warga itu pun menilai ke-60 KK di Dusun Puta dianaktirikan oleh Pemkab Nagekeo. Sebab, jaringan listrik hanya sampai di Kantor Desa Tonggurambang.

“Padahal dari kontor desa ke Dusun Puta hanya satu kilometer lebih tapi tidak dialiri listrik,” ujar Frans.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleDPRD Kecam BLUD SPAM Matim
Next Article DPRD: Ada Konspirasi dan Mafia dalam Perekaman e-KTP di Matim

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.