Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Gubernur NTT Lantik 10 Pejabat Eselon II
NTT NEWS

Gubernur NTT Lantik 10 Pejabat Eselon II

By Redaksi8 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT Frans Lebu Raya saat memberikan sumpah dan janji depan Pejabat Eselon II, Jumat 8 Juni 2018 (Foto: Tarsi Salmon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya, melantik 10 pejabat Eselon II di lingkup pemerintah provinsi itu.

Pelantikan dan pengambilan sumpah ini berlangsung di Aula Fernandes Lantai IV Kantor Gubernur NTT, Jumat (08/06/2018).

Kesepuluh pejabat eselon II yang dilantik yakni, Simon Sabon Tokan, sebagai Staf Ahli Bidang Kesejahtraan Rakyat, Yovita Anike Mitak, sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Hadji Husen, sebagai Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTT, Isyak Nuka, sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Aba Maulaka, sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Dominikus Minggu, sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Keron Ama Petrus, sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, Marsianus Jawa, sebagai Inspektur Provinsi NTT, Alexon Lumba, sebagai Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT, dan Jusuf Lery Rupidara, sebagai Kepala Biro Kerjasama Setda Provinsi NTT.

Gubernur NTT dalam sambutannya mengatakan, pejabat yang dilantik mulai bekerja di tempat tugas yang baru dengan cepat, inovatif, dan kreatif demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat NTT.

Menurut dia, mutasi yang dilakukan merupakan hal yang biasa dalam pemerintah.
Rotasi yang dilakukan, katanya, agar ada penyegaran dan muncul ide dan inovasi baru dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat.

“Bekerja dengan sungguh-sungguh tidak sekadar kejar jabatan yang penting sudah eselon II, eselon III atau eselon IV,” kata Frans.

Tahapan pemetaan pergeseran dari eselon yang sama dan tahapan berikutnya fit and propertest untuk mengisi jabatan lowong kata Frans, terkesan lama karena menunggu persetujuan dari Kemendagri dan Komisi ASN.

”Harus ada persetujuan dari kemendagri dan komisi ASN, sehingga agak lama,” tandasnya.

 

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Adrianus Aba

Kota Kupang
Previous ArticleDi Pelabuhan Marapokot, Antrian Kendaraan Mudik Capai 1 Kilometer
Next Article Kolipadan: Menuju Desa Penghasil Perahu Fiber

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.