Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Fasilitas PDAM Menuju Benteng Jawa Mubazir
Regional NTT

Fasilitas PDAM Menuju Benteng Jawa Mubazir

By Redaksi14 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Fiber milik PAM di Deno, Desa Deno yang tampak mubazir (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Jaringan air yang dikerjakan perusahaan daerah air minum (PDAM) Manggarai Timur di jalur menuju Benteng Jawa tepatnya di Deno, Desa Deno, Kecamatan Poco Ranaka mubazir.

Pasalnya, proyek pengembangan jaringan air minum jalur menuju ibu kota Kecamatan Lamba Leda itu sudah tiga tahun tidak berfungsi.

Seluruh fasilitas seperti ; pipa, fiber, dan kran tidak berfungsi.

Rikar Judin, warga Desa Deno yang ditemui VoxNtt.com di lokasi, Kamis (14/06/2018), mengatakan sudah tiga tahun jaringan air minum milik PAM tidak berfungsi.

Kata dia, sejak adanya proyek itu, hanya dua bulan saja masyarakat menikmati air di fiber yang sudah dibangun. Setelah itu, airnya tidak jalan lagi.

“Sampai detik ini, fiber yang dibangun ini dibiarkan mubazir seperti ini saja. Anehnya lagi, tidak ada pengawasan sama sekali dari pemerintah melalui PDAM. Padahal proyek ini saya dengar menghabiskan uang miliaran. Kasian uang Negara dibuang percuma seperti ini. Untuk apa buang uang kalau tidak ada manfaatnya bagi masyarakat. Kan ini dibangun untuk kepentingan masyarakat,” ujar Rikar.

Dia menambahkan, pipa yang mengaliri air ke jalur Benteng Jawa itu sudah dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Rikar pun berharap ada pengawasan dari pihak terkait untuk jaringan air minum tersebut. Sehingga fasilitasnya tetap aman.

Dia juga mengungkapkan ada kejanggalan dalam pembangunan jaringan air minum di jalur itu.

“PAM unit satu seperti fiber yang mubazir ini tidak dimanfaatkan. Lalu sekarang ada lagi PAM unit dua. Itu yang sekarang dinikmati masyarakat. Itu tadi, unit satu mubazir, lalu bangun unit dua. Unit satu yang sudah habiskan dana miliaran rupiah diabaikan,” ungkap Rikar.

Pantauan VoxNtt.com, ada tiga fiber dan kran air milik PDAM di Deno tampak mubazir.

Kondisinya tidak terawat. Di sekitar fiber air dipenuhi rumput liar.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleDi Nagekeo Ada 11.143 Hektare Lahan Basah
Next Article Masih Ada Kekurangan Surat Suara Pilgub NTT dan Pilbup di Sikka

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.