Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»10 Tahun Vakum, PMKRI Larantuka Kembali Gelar RUAC Perdana
MAHASISWA

10 Tahun Vakum, PMKRI Larantuka Kembali Gelar RUAC Perdana

By Redaksi24 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana acara seremonial pembuka RUAC PMKRI Cabang Larantuka (Foto:Sutomo Hurint/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Larantuka, Vox NTT- Setelah 10 tahun vakum, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Agustinus Cabang Larantuka kembali menggelar Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) perdana di Aula Rumah Bina Sharon, Kelurahan Sandominggo, Kecamatan Larantuka, Sabtu (23/06/2018)

RUAC perdana yang digelar dengan tema “Mempertegas Eksistensi PMKRI Cabang Larantuka St Agustinus di Bumi Lamaholot” berkat pendampingan yang dilakukan oleh PMKRI Cabang Maumere.

Marselinus Atapuken, Ketua Presidim PMKRI Cabang Larantuka yang terpilih dalam RUAC itu menjelaskan tema yang diangkat ini lahir dari realitas yang terjadi di Larantuka. Selama ini PMKRI Cabang Larantuka tidak berjalan aktif atau vakum yang disebabkan oleh faktor internal organisasi.

“Memang kondisi PMKRI di Larantuka selama ini terjadi kevakuman. Sejak tahun 2007, PMKRI Larantuka yang sebelumnya berstatus calon cabang diresmikan menjadi cabang, kegiatan dan diskusi dijalankan, namun sebab adanya masalah internal organisasi, maka terjadi kevakuman sampai pada tahun 2017. Melihat kondisi ini PMKRI pusat memberikan mandat kepada PMKRI Cabang Mamumere agar dapat mendampingi PMKRI Larantuka agar kembali aktif,” ungkap Marselinus.

Benediktus Rani, Ketua PMKRI Cabang Maumere, mengungkapkan pendampingan yang dimandatkan oleh PMKRI pusat kepadanya sampai sampai pada memiliki ketua presidium.

Proses pendampingan itu sudah dijalankan sejak tahun 2017. Dengan memilih Ketua presidium pada RUAC ini berarti PMKRI Cabang Larantuka dianggap sudah otonom tanpa dampingan dari cabang manapun.

Pastor Tomas Labina, Pr, perwakilan keuskupan Larantuka kepada VoxNtt.com mengharapkan dengan RUAC ini di kemudian hari PMKRI Cabang Larantuka dapat kembali berjalan aktif dengan aksi.

Pastor Tomas mengatakan setiap anggota PMKRI Cabang Larantuka wajib memiliki 3 jiwa.

Ketiganya yakni: jiwa sebagai mahasiswa (orang muda terpelajar), jiwa sebagai umat katolik (nilai kristenitas), dan jiwa sebagai orang Lamaholot.

Ketiga hal ini diharapkannya didiskusikan oleh badan pengurus PMKRI Cabang Larantuka agar dapat dimasukan ke dalam visi dan misi yang kemudian dirumuskan dalam program kerja strategis ke depannya.

Hadir dalam acara seremonial pembuka, Anton Gege Hadjon Bupati Flores Timur, AKBP Arri Vaviriyantho Kapolres Flores Timur, Pastor Tomas Labina Pr Perwakilan dari Keuskupan Larantuka, Benediktus Rani Perwakilan Badan Pengurus PMKRI Cabang Maumere, Ketua dan Wakil Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Flores Timur(Flotim) Fransiskus Padji Tukan dan Thedorus Sutomo Dopen Hurint, serta para alumni PMKRI Larantuka dan puluhan anggota PMKRI aktif Cabang Larantuka.

 

Penulis: Sutomo Hurint
Editor: Adrianus Aba

Flores Timur
Previous ArticleRobi Idong: Alex dan Ansar Itu Kakak Saya
Next Article 20.000 Pemilih di Manggarai Belum Miliki Suket Kependudukan

Related Posts

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Latih Siswa SDK Lungar dan SMPN 10 Satarmese Tarian Sae Tiba Meka

14 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.