Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Pemuda Perbatasan Dilatih Berwirausaha
Ekbis

Pemuda Perbatasan Dilatih Berwirausaha

By Redaksi2 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para Peserta pelatihan wirausaha foto bersama Bupati Belu (baju putih/belakang) dan Panitia Pelaksana (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- 30 orang muda dari Belu dan Malaka dilatih untuk membentuk koperasi dalam rangka meningkatkan kemampuan berwirausaha.

Pelatihan ini diinisasi Plan International Indonesia melalui program Stong CSOs for Inclusive Livestook Value Chain Development (SCILD).

Project Manager SCILD Kupang, Yedityah Tridarty Mella mengatakan, peserta dilatih keterampilannya untuk membentuk koperasi, menumbuhkan jiwa wirausaha dan kemampuan teknis di bidang peternakan.

“Bagaimana anak muda punya jiwa wirausaha di bidang peternakan sapi dan ayam. Bagaimana memelihara ternak dan mengelola hasilnya. Ini kesemapatan yang diciptakan melalui pelatihan koperasi,” kata Yedit kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Disampaikannya, pelatihan perlu dilakukan agar anak muda bisa memiliki jiwa wirausaha.

Hal ini demi menghindari berbagai hal, seperti terlibat pengiriman tenaga kerja (TKI) ilegal dan mencegah masalah human trafficking.

Itu artinya, anak muda tidak terlibat migrasi ke luar daerah untuk bekerja.

Dia mengaku suda berpengalaman dan menunjukkan keberhasilan ketika anak muda diberi pelatihan koperasi. Pihaknya pernah memberi testimoni anak muda di Kabupaten TTS dan Kabupaten Kupang. Tak ketinggalan pula di Kabupatan Belu. .

Tanpa menyebutkan nama desa, kata Yedit, anak muda yang berdomisili di lima desa Kabupaten Belu telah berhasil dalam membangun usaha di bidang peternakan.

Yudit juga menyampaikan bahwa program yang dikerjakan ini juga untuk mendukung pemerintah untuk mengembalikan NTT sebagai provinsi ternak dan mengatasi masalah human trafficking.

Terpisah, Bupati Belu Wilybrodus Lay mengatakan, akan siap memberikan dukungan kepada kaum muda setelah mengikuti pelatihan.

Hal tersebut dilakukannya karena sebagai generasi penerus Belu, pemuda harus didukung agar lebih produktif.

 

Penulis: Marcel Manek
Editor: Adrianus Aba

Belu
Previous ArticleROMA Ajak DPRD Sikka Hemat Anggaran
Next Article Guru Keluhkan Keterlambatan Pencairan Tunjangan Sertifikasi

Related Posts

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.