Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN»Rektor Undana Tanggapi Demo GMNI
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Rektor Undana Tanggapi Demo GMNI

By Redaksi9 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rektor Undana, Prof. Fred Benu (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Rektor Universitas Nusa Cendana, Fred Benu, menanggapi aksi protes mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang menolak pengalihan status Universitas dari Satuan Kerja menjadi Badan Layanan Umum.

BACA JUGA: GMNI Sebut Undana Belum Layak Jadi BLU

Fred mengatakan, saat ini Universitas Negeri di Indonesia sedang berlomba-lomba mendapat status Badan Layanan Umum.

“Kemarin itu ada tujuh universitas, yang gol terakhir itu hanya Undana dan Samratulangi menjadi status BLU,” kata Benu kepada wartawan di Aula Lantai 2 Rektorat Undana, Rabu (08/08/2018)

Fred, mengatakan Undana seharusnya beruntung karena statusnya dinaikan menjadi BLU.

“Kalau yang statusnya sebagai Satker ini benar-benar kita tergantung dari pemerintah pusat. Dengan mendapat Badan Layanan Umum kita diberikan kewenangan lebih fleksibel baik dalam akademik maupun non akademik. Pemerintah pusat lewat kementrian Ristek Dikti juga mendorong semua Universitas supaya berkinerja baik sehingga status bisa dinaikkan menjadi Badan Layanan Umum,” kata Fred.

Sebagai BLU, ke depan Undana juga dituntut untuk lebih transparan dan akuntabel.

“Kita sudah siap menjalankan itu” tegasnya.

Terkait uang kuliah mahasiswa, Fred menegaskan selama ini, Undana tidak pernah membebankan mahasiswa.

“Uang kuliah kita sudah empat tahun tidak pernah naik,” katanya.

Fred juga menambahkan, Kementrian Riset dan Dikti tidak pernah mengalokasikan anggaran yang besar untuk pembangunan infrastruktur di seluruh perguruan tinggi negeri.

“Undana dapat itu 10 Miliar, sudah empat tahun ini. Karena itu seluruh pembangunan infrastruktur untuk pelayanan mahasiswa itu didapat dari pendapatan kita sendiri. Misalnya pembangunan fakultas ekonomi dan bisnis dengan segala ruangan kuliah yang standar,” jelas Benu.

Penulis: Tarsi Salmon

Editor: Irvan K

Kota Kupang
Previous ArticleDPRD Mabar Berencana Bertemu Menteri Kehutanan
Next Article Ini Perkembangan Program Pertanian Bupati Belu

Related Posts

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.