Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Selidik Tuntas Kebakaran di Jerebu’u!
NTT NEWS

Selidik Tuntas Kebakaran di Jerebu’u!

By Redaksi14 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
27 unit rumah adat Gurusina Jerebu’u di Desa Watu Manu, Kecamatan Jerebu'u, kabupaten Ngada hangus terbakar pada Senin, 13 Agustus 2018, sekitar pukul 17.40 Wita
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Ketua DPRD Provinsi NTT, Anwar Pua Geno meminta aparat keamanan dan Pemkab Ngada agar menyelidiki secara tuntas bencana kebakaran di Desa Watu Manu, Kecamatan Jerebu’u.

Sebelumnya, insiden kebakaran pada Senin, 13 Agustus 2018, sekitar pukul 17.40 Wita itu telah meludeskan 27 rumah adat.

 Hanya 6 rumah adat dan satu unit pos pariwisata yang luput dari kebakaran. Hal ini berkat upaya pemadaman pihak BPBD Ngada dan dibantu warga.

“Saya minta aparat hukum dan pemerintah daerah segera mengadakan penyelidikan tuntas sebab-sebab terbakarnya kampung adat ini. Ambil tindakan hukum yang tegas apabila ada indikasi tindak pidana karena kampung adat ini simbol ritual adat dan budaya, serta persatuan masyarakat,” ujar Anwar kepada VoxNtt.com, Selasa (14/08/2018).

Dia mengaku sangat prihatin dan bercampur sedih, serta turut berduka atas terbakarnya kampung adat megalitikum gurusina tersebut.

“Pemerintah daerah segera mengambil langkah langkah persiapan untuk rehabiitasi dan pembangunan kembali kampung adat ini ke depan,” pinta Anwar.

Dikabarkan sebelumnya, Kapolres Ngada AKBP Firman Affandy mengatakan, ada 27 dari 33 rumah adat Kampung Gurusina ludes terbakar.

“Sebanyak 33 (rumah) ditambah dengan satu buah rumah Pos Pariwisata, serta terdapat 3 buah Ngadu (Tiang adat) dan Bhaga sebanyak 3 buah. Sementara yang hangus terbakar 27 rumah beserta 3 buah Ngadu dan Bhaga (miniatur rumah yang beratap ilalang),” jelas Kapolres Ngada AKBP Firman Affandy yang dihubungi VoxNtt.com, Senin (13/08/2018), pukul 22.00 Wita.

Kapolres Firman mengungkapkan, dugaan sementara sumber api berawal dari rumah milik Gode Firdus Nono dan rumah adat Sao Tiwu Pau.

“Dan api itu untuk sementara kita menduga akibat arus pendek,” katanya.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Ngada
Previous ArticleJokowi-Ma’ruf Akan Masukan Ekonomi Syariah dalam Nawacita 2
Next Article Paket Aset Resmi Pimpin Matim

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.