Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Gedung Pasar Borong Terancam Mubazir
Ekbis

Gedung Pasar Borong Terancam Mubazir

By Redaksi23 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gedung baru Pasar Borong (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Gedung pasar inpres Borong, Kelurahan Ranaloba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim)  yang dibangun tahun 2018 ini terancam Mubazir. 

Hal itu disebabkan banyak pedagang lebih memilih menjual di tempat bebas daripada di dalam gedung.

Pantauan VoxNtt.com, Kamis sore (23/08/2018), di dalam gedung pasar Borong tampak sepih para pembeli untuk membeli sayur, buah, dan ikan.

Penjual lebih memilih membeli di luar dan di jalan memasuki pasar.

“Adik lihat sendiri kan, kondisi pasar ini. Kami yang jual di dalam ini sepih. Orang lebih memilih belanja di luar daripada di dalam. Lihat saja, sayur, buah, dan ikan yang jual di dalam banyak yang bau karena tidak dibeli,” ujar salah satu pedagang di pasar Borong yang berinisial AM kepada VoxNtt.com.

Dia menyatakan, gedung megah yang diperuntukan untuk para pedagang di pasar Borong ini terancam mubazir.

Menurut AM sikap pemerintah melalui Dinas Koperindag tidak tegas dalam mengatur para pedagang di pasar Borong.

“Pemerintah terkesan membiarkan para pedagang jual bebabs di luar. Akibatnya banyak lapak di dalam gedung ini yang mubazir. Lihat saja, hampir setengah lapak di dalam gedung ini tidak dipakai. Sebelumnya ada yang pakai, tetapi mereka lari ke luar dan bangun tenda jual di luar,” katanya.

Dia pun mengharapkan agar Pemkab Matim melalui Dinas Koperindag bersikap tegas dalam menertibkan para pedagang yang menjual bebas di luar gedung. Sehingga gedung megah yang dibangun menggunakan uang negara tidak mubazir.

Kepala Dinas Koperindag Matim, Belasius Teto sudah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp-nya pada Rabu, 22 Agustus terkait hal ini.

Baca Juga: Dinas Koperindag Matim Bakal Tertib Paksa Pedagang Liar di Pasar Borong

Namun hingga berita ini dirilis pesan WhatsApp yang dikirim belum direspon Kadis Teto.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleIni Alasan Pastor Marsel Agot Ribut dengan Pol PP
Next Article Propam Polres TTU Dalami Dugaan Penganiayaan Warga Letmafo

Related Posts

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.