Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Ketika Maria Jesuita Pulang ke SMAN 1 Poco Ranaka
Pendidikan NTT

Ketika Maria Jesuita Pulang ke SMAN 1 Poco Ranaka

By Redaksi24 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Maria Yunita Jesuita (mengenakan salendang songket Manggarai) berada di atas mobil pick up sesaat sebelum diarak menuju SMAN 1 Poco Ranaka (Foto: Fransiskus Hadir)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Maria Yunita Jesuita akhirnya pulang dari Jakarta, Jumat (24/08/2018).

Siswi kelas XI SMAN 1 Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), NTT itu adalah salah satu pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) HUT RI ke-73 di Istana Negara.

Maria Jesuita terpilih dan mewakili NTT untuk menjadi anggota Paskibraka nasional tahun 2018 bersama 68 orang siswa lainnya dari 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Matim dan NTT patut berbangga dengan Maria Jesuita yang tampil gagah saat HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara.

Baca Juga: Jesuita Bangga Mewakili NTT dalam Paskibraka Nasional

Sehingga tidak heran saat remaja putri kelahiran Pau, 24 Juni 2001 ini kembali, disambut antusias seluruh stake holders lembaga pendidikan SMAN 1 Poco Ranaka.

Para siswa dan guru SMAN Poco Ranaka menanti kedatangan Maria Jesuita dari Jakarta di Jembatan Wae Reno sejak Jumat pagi.

Jembatan ini merupakan pembatas antara Kabupaten Matim dan Manggarai.

Bahkan para siswa dan guru rela berdiri menunggu sampai beberapa jam di pinggir jalan untuk melakukan pagar betis dengan penuh antusias.

“Sebagai bentuk kebanggaan dan penghargaan kepada pengibar bendera yang ke istana negara, dari sekolah diberikan pengalungan dengan selempang songke pada saat acara penjemputan itu,” kata Fransiskus Hadir, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Poco Ranaka kepada VoxNtt.com di sela-sela kegiatan penjemputan itu.

Maria Yunita Jesuita (mengenakan salendang songket Manggarai) (Foto: Fransiskus Hadir)

Selempang tersebut, kata dia, dikalungkan oleh saudara kembarnya Theresia Yuneti Harmina dan diapiti oleh siswa SMAN 1 Poco Ranaka yang ikut Paskibraka tingkat Kabupaten Matim.

Setelah acara pengalungan, Maria Jesuita diarak menuju SMAN 1 Poco Ranaka.

Arak-arakan itu penuh antusias sambil diiringi dentuman drum band dari sekolah tersebut.

Sementara Maria Jesuita dan anggota Paskibraka Kabupaten Matim berada di atas mobil pick up menuju SMAN 1 Poco Ranaka yang jaraknya ratusan meter dari jembatan Wae Reno.

“Karena ini merupakan kesempatan langka yang mana tidak semua sekolah dapatkan, dan belum tentu kami dapat kembali ke depannya,” ujar Fransiskus.

 

KR: Leo Jehatu
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleAktivis dan Kemerdekaan Berpikir
Next Article Dua Bacaleg di TTU Ajukan Pengunduran Diri

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.