Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Pendamping PKH Pasarkan Mbani Coffee ke Dinsos Matim
Ekbis

Pendamping PKH Pasarkan Mbani Coffee ke Dinsos Matim

By Redaksi13 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat Efilia Ida memasasarkan produk Mbani Coffee di Kantor Dinsos Matim (Foto: CJ)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT- Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Balus Permai, Desa Balus Permai, Kecamatan Borong memasarkan produk kopi ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Produk kopi tersebut dikenal dengan nama Mbani Coffee.

Efilia Ida, pendamping PKH Balus Permai menjelaskan, usaha memeroduksi Mbani Coffee sebagai bagian dari tekad untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat PKH.

Mbani Coffee, kata Ida, merupakan hasil usaha dari kelompok usaha bersama (KUBE) PKH Mbani Desa Balus Permai.

“Mbani Coffee ini merupakan kopi bubuk hasil pengelolaan secara tradisional oleh kelompok KPM PKH dampingan saya. Mereka mengumpulkan 1 Kg per orang untuk diolah menjadi kopi bubuk,” jelas Ida kepada VoxNtt.com, Rabu (12/09/2018).

Ida mengaku sengaja memilih bentuk usaha tersebut karena dipandang jauh lebih mudah sesuai potensi yang ada di Desa Balus Permai. Resiko kerugiannya pun relatif kecil.

“Jadi kami memulai sejak ada KUBE yang diinisiasi secara mandiri tanpa adanya bantuan. Hingga saat ini terus diminati oleh anggota,” tutur Ida.

Kata dia, dari hasil pemasaran itu akan dikumpulkan untuk menambah kas kelompok.

“Harapannya dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat (KPM),” ujarnya.

Pantauan VoxNtt.com di Kantor Dinsos Matim, tampak para pegawai Dinsos ramai-ramai membeli produk Mbani Coffee tersebut.

 

Penulis: Nansianus Taris/CJ
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleKapolres Belu Minta Kasat Reskrim Baru Tuntaskan Sejumlah Kasus
Next Article Festival Tiga Gunung dan Kebangkitan Pariwisata Budaya Lembata                                      

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.