Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tahun 2018, Tidak Ada Formasi CPNSD untuk Ngada
NTT NEWS

Tahun 2018, Tidak Ada Formasi CPNSD untuk Ngada

By Redaksi17 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Tahun 2018, Pemeritah Kabupaten Ngada tidak mendapatkan kuota formasi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD).

Hal itu dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Ngada, Nikolaus Nono Mawo saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon genggamnya, Senin (17/09/2018).

Nikolaus beralasan ketiadaan formasi CPNSD terjadi karena ada salah satu syarat utama yang belum dapat dipenuhi. Syarat itu yakni Ngada belum memiliki hasil Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK).

“Kita telah ajukan kuota CPNSD dari tahun sebelumnya. Hanya karena ada salah satu syarat yang belum dipenuhi sehingga kita tidak dapat jatah CPNSD,” katanya.

Terkait hal itu pihaknya saat ini melalui Bagian Organisasi sedang menyiapkan Anjab dan ABK untuk kemudian diusulkan mendapatkan formasi CPNSD pada tahun yang akan datang.

Menanggapi tidak ada formasi CPNSD tersebut, Wakil Ketua DPRD Ngada Dorothea Dhone yang dihubungi VoxNtt.com mengaku sangat kesal dan prihatin dengan kinerja pemerintah, dalam hal ini Dinas BKD.

“Tidak ada formasi CPNSD di Ngada patut dipertanyakan kinerja dinas terkait. Kerja apa saja selama ini sampai belum memiliki hasil Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK),” tegasnya.

Dhone berharap Ngada tidak terus menerus lalai atau alpa dalam memperhatikan hal-hal yang seharusnya dilakukan dan dikerjakan dalam sistem tata kelola daerah.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Ngada
Previous ArticlePertanyakan Kuota CPNS, FPMP Geruduk Gedung DPRD Belu
Next Article Pemkab Belu Akhirnya Dapat Kuota CPNSD Tahun 2018

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.