Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»GMNI: Bencana Alam di Palu Duka untuk Bangsa Indonesia
MAHASISWA

GMNI: Bencana Alam di Palu Duka untuk Bangsa Indonesia

By Redaksi3 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota GMNI Cabang Kupang pose bersama usai penggalangan dana, Selasa 2 Oktober 2018 (Foto: Dok. GMNI Kupang)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kupang menggelar aksi penggalangan dana peduli bencana alam gempa dan tsunami di Donggala-Palu, Sulawesi Tengah yang terjadi pada 28 September 2018 lalu.

Kegiatan yang melibatkan seluruh anggota GMNI Kupang itu berlangsung di Jalan Eltari Kupang, Lampu Merah Bundaran Polda NTT, Lopo Oesapa, dan Tedis, Selasa (02/10/2018), sekitar pukul 9.00-11.00 dan dilanjutkan pada pukul 17.00-19.00 Wita.

Ketua Umum GMNI Kupang, Sukario Banta mengatakan, sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, memandang bencana alam yang menimpa warga di Donggala-Palu, Sulawesi Tengah adalah duka bagai bangsa Indonesia.

“Atas dasar itulah GMNI melakukan aksi penggalangan dana hari ini dengan tujuan untuk membantu meringankan beban dari saudara-saudari kita di Sulawesi Tengah yang tertimpa bencana,” kata Sukario kepada VoxNtt.com, Selasa malam.

Semangat yang utuh dan tulus dari para kader GMNI Kupang, kata dia, disambut baik dan iklas oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Kupang yang melintasi jalan Eltari Kupang, Polda, Lopo Oesapa dan Tedis.

“Sehingga Total uang yang kami peroleh berjumlah Rp 11.934.000. Ini akan kami kirim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI untuk diteruskan ke lokasi pengungsian,”ujar mahasiswa Manggarai asal itu.

“Terima kasih atas antusias masyarakat Kota Kupang yang telah dengan iklas berkontribusi dalam aksi ini,” tambahnya.

Dia berharap, agar pihak pemerintah tidak tutup mata terhadap musibah yang menimpa warga di Donggola-Palu, Sulawesi Tengah.

“Semoga musibah ini tidak terjadi lagi di daerah-daerah lain di Indonesia,” harap Sukario.

 

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang
Previous ArticleViral, Oknum Polres Mabar Suruh Warga Bawa Babinya Agar Divisum
Next Article Penyebab Kematian Korban Dugaan Malpraktik RSUD TTU Akhirnya Terungkap

Related Posts

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.