Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Semangat Toleransi Pemuda Lintas Agama di Perbatasan RI-RDTL
NTT NEWS

Semangat Toleransi Pemuda Lintas Agama di Perbatasan RI-RDTL

By Redaksi9 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah Pemuda usai berdiskusi pembentukan Pemuda Lintas Agama di Belu (Foto: Marcel/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT–Demi menumbuhkan sikap toleransi dan persaudaraan antar generasi muda lintas agama di kabupaten Belu, sekelompok pemuda membentuk forum pemuda lintas agama.

Pembentukan forum pemuda lintas agama atau wadah pemuda lintas agama ini dilakukan dalam rapat terbuka para pemuda yang berlangsung di taman kota Atambua, Senin sore (08/10/2018).

Inisiator forum pemuda lintas agama Roni Mau Luma kepada VoxNtt.com  menyampaikan, tujuan inti pembentukan forum pemuda lintas agama semata untuk menyikapi situasi dan kondisi nasional dimana banyak terjadi persoalan yang berkaitan dengan toleransi dan kaitannya dengan politik.

“Menyikapi itu kami pemuda lintas agama di Belu ingin tergabung dalam satu wadah. Tujuan kami tidak mau Belu ini terkotak-kotak dalam politik, isu sara,” ujar Ronny.

Ditegaskan, para pemuda ingin menunjukan ke Indonesia dan dunia bahwa Belu yang berada di perbatasan Indonesia-Timor Leste tidak bisa dicerai-beraikan dengan isu-isu negatif.

Dijelaskannya, pembentukan forum pemuda lintas agama melibatkan semua organisasi atau semua agama yang akan tergabung dalam wadah forum pemuda lintas agama.

Dengan terbentuknya forum pemuda lintas agama, lanjut Ronny, peran pemuda dalam menjaga hubungan antar umat beragama akan lebih maksimal.

“Kita ingin mengetok hati para elit politik. Kami pemuda lintas agama akan menjaga NKRI. Kami tetap bersatu tidak akan terpengaruh dengan isu-isu yang ingin memecah belah bangsa” tegasnya.

Untuk diketahui, Forum Pemuda Linat Agama akan secara resmi dikukuhkan pada peringatan hari sumpah pemuda 28 Oktober 2018 mendatang.

Penulis:Marcel Manek

Editor: Irvan K

Belu
Previous ArticleRatna Sarumpaet dan Bukti Kepanikan Rasio
Next Article Disdukcapil Manggarai Layan Rekam e-KTP di Setiap Desa

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.