Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Antisipasi Risiko Bencana, BPBD NTT Bentuk Forum PRB
NTT NEWS

Antisipasi Risiko Bencana, BPBD NTT Bentuk Forum PRB

By Redaksi18 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Pelaksana BPBD NTT, Tini Tadeus saat memberikan keterangan tentang forum PRB di Hotel Mentari Ende (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Ende. Forum itu dibentuk multi pihak seperti masyarakat, pengusaha, Non Government Organization (NGO), Pemerintah, Akademisi serta Institusi TNI dan Polri.

Kepala Pelaksana BPBD NTT, Tini Tadeus di Aula Hotel Mentari Ende, Rabu (17/10/2018), menjelaskan, forum itu dibentuk untuk membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana alam.

Ia menyebutkan, total FPRB yang dibentuk di NTT sebanyak 18 tim.

“Ini kegiatan advokasi untuk mengurangi itu (bencana) dengan cara kesiapsiagaan. Nah, tim ini akan lakukan mapping risiko bencana,”kata Tadeus.

Ia menjelaskan, tim ini berperan penting dalam penanggulangan bencana. Selain melakukan pemetaan, tim juga akan bertugas untuk memberikan peringatan serta membuat rencana konstitasi.

Kabupaten Ende, sebut Tadeus, termasuk zona yang kerap dilanda bencana. Dalam catatan BPBD NTT, ada enam jenis bencana yakni gempa bumi, longsor, banjir, gunung meletus, kekeringan serta angin puting beliung.

“Nah, bencana seperti ini kan banyak menelan korban jiwa. Di Ende memang salah satu wilayah yang sering terjadi bencana,”kata Tadeus.

Sementara Kepala BPBD Ende, Albert Yani menjelaskan, Forum PRB akan memetakan wilayah rawan bencana serta memberikan sosialisasi terhadap masyarakat yang berpotensi mengalami dampak bencana.

Di kawasan perkotaan, sebut Yani, ada dua potensi bencana yang teridentifikasi. Pertama, erupsi Gunung Iya serta potensi tsunami.

Ia mengatakan, Gunung Iya saat ini masih siklus pertama yakni 45 tahun setelah meletus pada 29 September 1969. Siklus pertama pada posisi usia 30 sampai 50 tahun.

“Nah, lagi lima tahun lagi masuk pada siklus kedua. Jadi wilayah yang berpotensi dampak itu Kecamatan Ende Selatan, Kecamatan Ende Utara, Kecamatan Ende dan Kecamatan Pulau Ende,”katanya.

Sedangkan wilayah yang berpotensi mengalami bencana tsunami yakni Kecamatan Ende Selatan dan Kecamatan Ende Utara.

“Pemetaan kawasan rawan bencana nanti dilakukan oleh forum ini. Kemudian forum ini juga akan memberi pendidikan kepada masyarakat tentang pengurangan resiko bencana,”katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleDitolak di Kupang, Ini Isi Surat Fahri Hamzah untuk Orang NTT
Next Article Kepsek SMKS Dua Putra Biinmafo Resmi Diadukan ke Polres TTU

Related Posts

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026
Terkini

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.