Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kerusakan Proyek Jalan Kembur-Nceang Belum Diperbaiki Kontraktor
Regional NTT

Kerusakan Proyek Jalan Kembur-Nceang Belum Diperbaiki Kontraktor

By Redaksi24 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Material longsor yang menutupi saluran drainase dan bronjong di Golo Lobos (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Proyek lapen, saluran, dan bronjong di jalur Kembur-Nceang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) yang ditutupi material longsor belum diperbaiki kontraktor pelaksana.

Padahal proyek itu masih dalam masa pemeliharaan sampai Desember 2018 ini.

Pantauan VoxNtt.com, Rabu (24/10/2018), drainase dan bronjong tepatnya di Golo Lobos ditutupi material longsor.

Longsor sepanjang belasan meter itu terdapat di sisi kiri dan kanan jalan.

Akibatnya, air hujan mengalir ke badan jalan aspal yang dikerjakan sama dengan saluran dan bronjong tersebut.

Ansel, warga Kampung Rehes saat ditemui VoxNtt.com di lokasi mengatakan, longsor itu sudah lama terjadi. Sayangnya, tidak ada respon dari pihak kontraktor untuk memperbaikinya.

“Ini kan masih masa pemeliharaan, tapi ko kontraktor tidak peduli dengan longsor yang tutup bronjong dan drainase,” ujar Ansel.

Kata dia, masa pemeliharaan proyek tahun 2017 itu hampir selesai.

Sebab itu, Ansel meminta Dinas PUPR Matim  agar segera memerintahkan kontraktor untuk memperbaiki dan membersihkan longsor di Kembur-Nceang.

VoxNtt.com sudah berusaha mengonfirmasi Plt. Kepala Dinas PUPR Matim, Yos Marto terkait proyek tersebut.

Tetapi, hingga berita ini dirilis, Marto belum membalasnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp-nya.

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah Matim,  Anton Dergong mengatakan, proyek itu milik Dinas PUPR tahun anggaran 2017. Hingga kini, kata dia, masih dalam masa pemeliharaan.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

 

 

 

 

Manggarai Timur
Previous Article470 Pelamar CPNS di Nagekeo Tak Lolos Verifikasi
Next Article Warga di Perbatasan RI-RDTL Kekurangan Air Bersih

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.