Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Kampung Adat Nggela-Ende Ludes Terbakar
HEADLINE

Kampung Adat Nggela-Ende Ludes Terbakar

By Redaksi30 Oktober 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puluhan rumah adat di Nggela-Ende ludes terbakar pada Senin (29/10/2018) (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kampung adat di Desa Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, NTT, ludes terbakar pada Senin (29/10/2018) sekitar pukul 14.00 Wita. Polisi masih menyelidiki peristiwa tersebut.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin menyebutkan, peristiwa itu tidak memakan korban jiwa.

“Hanya puluhan rumah yang terbakar. Kita masih melakukan penyelidikan,”tulis Kapolres yang diterima VoxNtt.com, Senin malam.

Catatan Kapolres, ada 22 rumah adat terbakar. Ditambah 10 rumah warga serta 1 unit balai pertemuan. Semua ludes hanya sisa puing-puing.

Berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh polisi, api bersumber dari rumah adat Sa’o Labo. Rumah itu ditempati Marianus Firginus.

Masyakarat yang melihat itu kemudian bergotong memadamkan api. Upaya warga tak membuahkan hasil lantaran rumah adat yang mayoritas berbahan baku lokal itu secara cepat dilalap api.

Api kemudian merambat ke rumah adat lainnya yang berjejer di perkampungan itu.

Kapolres pun menghimbau kepada korban untuk tetap tenang dan memberi kepercayaan penuh ke petugas.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Nggela
Previous Article250 M Siap Membuka Isolasi di Oepoli, Perbatasan Kupang-Tiles
Next Article Pariwisata NTT: Menjual Budaya Demi Uang?

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Lansia di Kupang Bertahan Hidup Bersama Anak 6 Tahun, Berharap Uluran Tangan

9 Maret 2026

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.