Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»HUT GMIT ke-71, Pendeta Haekese: Keluarga Kristiani Perlu Takut akan Tuhan
Regional NTT

HUT GMIT ke-71, Pendeta Haekese: Keluarga Kristiani Perlu Takut akan Tuhan

By Redaksi31 Oktober 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pendeta Maria Haekase-Benu, Ketua Majelis Jemaat Hermon, TTS. (Foto: L.Ulan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Keluarga Kristiani yang harmonis adalah keluarga yang takut akan Tuhan berlandaskan semangat cinta kasih Injil Yesus yang adalah Tuhan.

Demikian pesan Pendeta Emeritus Maria Haekase-Benu, ketua Majelis Jemaat Embun Hermon untuk Jemaat Petra Nonohonis dan BLK Ebenheizer saat ibadat HUT Reformasi ke-501 sekaligus HUT GMIT ke-71 di Gereja Hermon, Bua’t, TTS, Rabu (31/10/2018).

Menurut Pendeta yang emeritus 12 Oktober baru-baru ini, keluarga merupakan gereja kecil dimana pertama kali ditanamkan ajaran cinta kasih Tuhan Yesus.

“Memang, saat ini, dengan kemajuan teknologi terjadi banyak hal yang bertentangan dengan ajaran Injil Tuhan Yesus. Misalnya, perceraian keluarga, perselingkuhan hingga kekerasan dalam rumah tangga,” sebutnya.

Menghadapi situasi tersebut ungkap Pendeta Haekase, semangat cinta kasih serta pedoman hidup takut akan Tuhan dapat menangkal berbagai hal yang bertentangan dengan ajaran Tuhan Yesus.

Dia berharap juga dengan HUT Reformasi serta GMIT ini gereja terus membarui diri untuk menjawab berbagai tantangan zaman yang terjadi.

“Gembala maupun jemaat Kristen, harus tetap menjaga keutuhan serta persatuan dalam tubuh gereja. Dan, harus terus membarui semangat untuk menjawab berbagai tantangan zaman,” ujar Pendeta Haekase.

Penulis: L. Ulan

Editor: Irvan K

TTS
Previous ArticleJurus Politik ‘Wiro Sableng 212’
Next Article Danau Rana Tonjong di Manggarai Timur Terbakar

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.