Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun 2019, Semua Saluran Air di Ende Ditutup
Regional NTT

Tahun 2019, Semua Saluran Air di Ende Ditutup

By Redaksi29 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Ende Ir. Marselinus Y.W. Petu saat memberi keterangan kepada wartawan beberapa waktu lalu (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT- Bupati Ende, Marselinus Y.W. Petu mengatakan, semua saluran air dalam kota ditutup tahun 2019. Langkah ini dilakukan untuk menghindar perilaku masyarakat yang membuang sampah di saluran atau got air.

“Solusi tahun depan yaitu semua drainase atau got kita tutup pada bagian atasnya. Sehingga perilaku buang sampah di got itu tidak terjadi,” katanya di Kantor Bupati Ende, Kamis (29/11/2018).

Jika sudah ditutup maka, pada titik-titik tertentu bagian hilir dipasang fungsi kontrol sampah. Itu dilakukan untuk memudahkan petugas teknis penanganan sampah.

Keuntungan lain dalam penutupan saluran air itu, kata Bupati Marsel, adalah jalur jalan dalam kota diperlebar. Kemudian, separuh got dibuat trotoar dan pada bibir jalan dibuat pori-pori untuk mengurangi potensi banjir.

“Sampah yang kita lihat selama ini lebih banyak sampah plastik. Nah, ini yang kita harus lakukan agar masyarakat tidak membuang sampah ke saluran kemudian tersumbat dan banjir. Kita upayakan tahun depan kita sudah perbaiki,” kata Bupati Marsel.

Sedangkan untuk sampah di wilayah pesisir pantai, pemerintah akan membeli traktor pembersih sampah plastik. Sebab menurut Bupati, pantai Ende dan pantai Bita menjadi sasaran akhir sampah selama musim hujan.

Selain traktor, Bupati Marsel berjanji menyiapkan lahan baru untuk tempat pembuangan akhir (TPA). Itu juga akan difungsikan sebagai lahan pengolahan sampah.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Marselinus Y.W. Petu
Previous ArticleDPRD Tolak Pengadaan Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati Matim
Next Article Tokoh Agama Punya Peran Strategis untuk Bangun NTT

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.