Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tiga Kelompok di Nangaroro Dapat Kapal Penangkapan Ikan
Regional NTT

Tiga Kelompok di Nangaroro Dapat Kapal Penangkapan Ikan

By Redaksi12 Desember 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nagekeo, Lukas Mere
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Sebanyak tiga kelompok di Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo mendapatkan kapal penangkapan ikan dan alat tangkapan.

Ketiga kapal ikan itu diserahkan hari ini, Rabu (12/12/2018), di Nangaroro.

“Ada tiga kelompok yakni kelompok anak ujung di Kelurahan Nangaroro, Kelompok Ute Dodo Desa Ute dodo Kecamatan Nangaroro dan kelompok Woewutu di Kecamatan Nangaroro. Kapal itu diserahkan hari ini Rabu siang,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nagekeo, Lukas Mere saat temui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Rabu pagi.

Dia mengatakan, tiga kapal penangkapan ikan yang diserahkan ke tiga kelompok itu mempunyai masing-masing kekuatan daya angkutan.

Di kelompok anak ujung di Kelurahan Nangaroro, dan Kelompok Ute Dodo desa Ute Dodo Kecamatan Nangaroro mendapatkan kapal dengan daya kekuatan 2,5 Gt.

Sementara kelompok Woewutu mendapatkan daya angkut 1,5 Gt.

Dia mengatakan pengadaan tiga kapal tersebut menggunakan dana DAK dan dan DAU tahun 2018.

“Dua kapal dengan kekuatan yang sama yakni 2,5 Gt itu menggunakan dana DAK dengan senilai sebesar Rp 150 juta. (Peryunit yunit Rp.75 juta). Sedangkan 1,5 Gt untuk kelompok Woewutu menggunakan dana DAU. Dengan senilai kapal itu sebesar Rp 50 juta,” kata Lukas.

Dia berharap kelompok nelayan yang mendapatkan kapal itu agar benar-benar manfaatkannya.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticlePhilips Manafe Berkuda Mengenalkan Golkar
Next Article 3 Hari Berkemah, Ini yang Dilakukan Pramuka Gudep 011-012 SMAK Giovani Kupang

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.