Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Cerita Kapolres TTU tentang Penyelundupan Mobil ke Timor Leste
HEADLINE

Cerita Kapolres TTU tentang Penyelundupan Mobil ke Timor Leste

By Redaksi19 Desember 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
2 Unit Mobil yang diamankan di pintu perbatasan negara di desa Napan saat hendak diselundupkan ke Negara Timor Leste,Selasa 18 Desember 2018 (Foto:Eman/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto akhirnya angkat bicara terkait penggagalan upaya penyelundupan 3 unit mobil ke RDTL, Selasa (18/12/2018).

3 unit mobil jenis Toyota Rush, Daihatsu Grandmax dan Suzuki Carry itu diamankan di pintu perbatasan RI-RDTL yang terletak di desa Napan, kecamatan Bikomi Utara, kabupaten TTU.

BACA JUGA: Tiga Kali Ditangkap Karena Selundup BBM, Ose Masih Bebas

Menurut Rishian, penggagalan upaya penyelundupan tersebut berkat kerja sama yang baik antara pihak Polres TTU, Kodim 1618/TTU dan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN.

“Informasi adanya penyelundupan ini kami peroleh dari masyarakat, setelah itu pospol Napan bersama anggota TNI dari satgas pamtas (Yonif Mekanis 741/GN) dan Kodim melakukan penelusuran dan berhasil kita amankan 3 unit mobil tersebut dan selanjutnya 3 unit mobil itu sudah kita amankan di Mapolres,” ujar Rishian saat dikonfirmasi VoxNtt.com di ruang kerjanya, Rabu (19/12/2018).

Mobil Suzuki Carry yang ditemukan tak bertuan oleh Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto dan anggota di zona bebas RI-RDTL, Selasa (18/12/2018) (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)

AKBP Rishian menuturkan setiap mobil yang diamankan tersebut dikendarai oleh 1 orang. Namun saat mobil tersebut hendak diamankan, para sopir tersebut langsung kabur dan meninggalkan mobil di TKP.

“Medannya sangat terbuka, Pos Napan ini tidak seperti pos lain yang memiliki batas yang bisa menghambat orang untuk kabur, itu makanya ketiga sopir tersebut berhasil kabur,” ujarnya.

Petugas Diduga Terlibat

Terkait mobil Suzuki Carry yang berhasil lolos hingga mencapai wilayah Timor Leste, AKBP Rishian menuturkan, kuat dugaan adanya keterlibatan oknum petugas.

Namun saat disinggung siapa oknum petugas yang dimaksud, Rishian enggan memberikan jawaban yang pasti.

BACA JUGA: Ose, Terduga Pelaku Penyelundupan BBM Aniaya Warga Perbatasan

Ia hanya menegaskan bahwa saat ini pihaknya sementara mendalami kasus tersebut sehingga dirinya tidak bisa menduga-duga siapa sebenarnya oknum petugas yang berada di balik kasus ini.

“Patut diduga ada keterlibatan oknum petugas tapi kita masih dalami dari petugas mana supaya nantinya kita bisa tahu kenapa ini(mobil Suzuki Carry) bisa tembus hingga ke wilayah Timor Leste padahal pintu perbatasan sudah ditutup” tandasnya.

Kronologi Kejadian

Penggagalan upaya penyelundupan 3 unit mobil tersebut bermula saat pukul 20.05 Wita dimana 2 unit mobil melaju dari arah kota Kefamenanu menuju ke pintu perbatasan RI-RDTL di desa Napan dengan kecepatan tinggi.

Namun lantaran pintu perbatasan negara sudah ditutup, akhirnya 2 unit mobil tersebut berhenti tepat di pintu perbatasan negara.

BACA JUGA: Polres TTU Gagalkan Upaya Penyelundupan 3 Unit Mobil ke RDTL

Melihat hal tersebut Ipda I Made Seri selaku Kapospol Napan dan anggotanya serta Anggota TNI dari satgas pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN langsung berteriak dan melakukan pengejaran.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto,SH,SIK,MH saat dikonfirmasi VoxNtt.com di ruang kerjanya (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)

Karena jarak antara pos dan pintu perbatasan cukup jauh, para sopir berhasil melarikan diri dengan meninggalkan mobil di pintu perbatasan negara.

Usai diamankan, 2 unit mobil tersebut langsung dibawa untuk diamankan di Mapolres TTU.

BACA JUGA: 3 Minggu Bertugas, Satgas Yonif 741/GN Sudah Gagalkan Penyelundupan 1,32 Ton BBM ke Timor Leste

Pukul 23.30 Wita, Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto bersama Pasilog dan anggota Unit Intel Kodim 1618/TTU turun ke lokasi.

Saat  tiba di TKP, Rishian langsung turun meninjau hingga ke pintu batas wilayah RI-RDTL.

Saat tiba di lokasi yang merupakan Zona Bebas tersebut, ditemukan lagi 1 unit mobil Suzuki Carry yang diparkir tanpa ada sopirnya.

Melihat hal tersebut, Rishian langsung memerintahkan untuk mengamankan mobil tersebut ke Mapolres TTU dengan terlebih dahulu meminta kunci mobil tersebut ke pihak UPF.

Penulis:Eman Tabean

Editor: Irvan K

Perbatasan RI-RDTL TTU
Previous ArticleBPJS Ende Sosialisasi Penyempurnaan Perpres 82 Tahun 2018
Next Article Tiga Dermaga Mini Senilai Rp 5,2 Miliar akan Diresmikan Bupati Ende

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Polres Manggarai Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Kekerasan di Langke Rembong

2 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.