Ilustrasi (Hamas.co)

Mbay, Vox NTT- Sejumlah konsumen di Kota Mbay mengeluhkan ulah para pedagang yang mengembalikan uang belanjaan menggunakan permen.

Hal itu dialami oleh Yohan Bosko salah seorang konsumen yang hendak membeli pulsa di salah satu konter samping Bank NTT Cabang Mbay.

Yohan membeli pulsa 5.000 seharga Rp 7.000 dengan membawa uang Rp 10.000.

Saat menerima uang kembali, pelayan konter malah memberikan uang lembaran Rp 2.000, serta permen tiga buah. Seharusnya pengembalian Rp 3.000.

Kepada VoxNtt.com, Rabu (02/01/2019) pagi, Yohan mengaku, kesal dengan aksi yang dilakukan oleh pemilik konter itu.

Menurut dia, kejadian pengembalian uang menggunakan permen bukan baru pertama terjadi, tetapi sudah berulang ulang kali.

Sementara Bank Indonesia telah mengeluarkan regulasi yang intinya melarang pengembalian uang menggunakan barang. Sebab, barang bukan mata uang rupiah yang diakui oleh Negara.

“Saya sempat tanya ke pelayan konter itu, kenapa uang kembali kasih pakai permen jawab dia uang kecil tidak ada. Kalau uang kecil tidak ada itu bukan urusan saya,” tandas Yohan.

Ia menjelaskan, saat itu pengembalian uang menggunakan permen bukan hanya terjadi pada dirinya, tetapi juga dialami oleh konsumen lain.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba