Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Terminal dalam Kota Mbay Dinilai Tidak Diperhatikan Pemkab Nagekeo
Regional NTT

Terminal dalam Kota Mbay Dinilai Tidak Diperhatikan Pemkab Nagekeo

By Redaksi5 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Terminal dalam Kota Mbay digenangi air setinggi 30 cm. Kendaraan, baik roda dua maupun empat harus ekstra hati-hati saat melintas. (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Kondisi terminal dalam Kota Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo hingga kini kondisinya memprihatinkan.

Pantauan VoxNtt.com, Jumat (4/1/2019), terminal tampak kumuh seakan tak tersentuh perawatan.

Apalagi saat musim hujan, sampah berserakan dalam terminal lantaran terbawa air. Sampah-sampah ini turut menyumbangkan situasi terminal semakin kumuh.

Parahnya lagi, kondisi jalan masuk dan keluar terminal terlihat berlubang dan digenangi air, mirip kubangan kerbau.

Selain jalan yang rusak, tempat duduk penumpang dan lantai tidak dibersihkan.

Padahal, sejumlah pengguna jalan terutama sopir mobil penumpang yang setiap hari keluar masuk terminal sudah lama mengeluhkan kondisi tersebut.

Baca: Taman Kota Mbay Kumuh dan Dipenuhi Rumput Liar

Mereka mempertanyakan di mana pungutan retribusi masuk terminal selama ini, sehingga terminal tidak diperhatikan.

“Kita menyayangkan kondisi terminal seperti kubangan kerbau. Jalan rusak juga bisa merusak onderdil kendaraan,” ujar salah satu sopir angkutan yang mengaku Arwan saat ditemui VoxNtt.com, Jumat siang.

Bukan hanya sopir yang mengeluhkan kondisi terminal. Para pengguna terminal dalam Kota Mbay juga mengeluhkan tidak adanya perhatian Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

“Saya sangat menyayangkan kondisi terminal saat ini. Kita para penumpang tidak mungkin mau masuk ke dalam terminal yang terlihat jorok dan kumuh. Lebih baik, tunggu mobil di luar terminal,” ujar Iron, salah satu penumpang yang akan ke Ende.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Nagekeo dapat memberikan perhatian terutama untuk fasilitas penumpang dan sarana di dalam terminal.

Sehingga, para penumpang dan sopir dapat lebih nyaman atau betah berada di dalam terminal.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Mbay Nagekeo
Previous ArticleBawaslu TTU Turunkan APK Caleg yang Terpasang di Pohon
Next Article Menjadi Manusia yang Bahagia

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.