Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Soal Mayat di Tanah Rata, Polisi Belum Temukan Identitasnya
Regional NTT

Soal Mayat di Tanah Rata, Polisi Belum Temukan Identitasnya

By Redaksi9 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sesosok mayat yang ditemukan warga di Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, NTT (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Hingga kini, Polsek Wae Lengga belum menemukan identitas korban yang meninggal di Tana Bara, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pada 20 Desember 2018 lalu.

Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Wae Lengga, Ketut Kantun saat dihubungi VoxNtt.com, Rabu (9/1/2019).

” Untuk sementara belum diketahui identitasnya, memang kita sudah sampaikan di sosial media, belum ada yang menyampaikan ada kehilangan, karena mayatnya sudah busuk, tempatnya juga jauh dari situasi masyarakat, panas, air juga tidak ada,” ungkapnya.

Baca Juga: Warga Tanah Rata Matim Temukan Sesosok Mayat

Tetapi, kata dia, dari masyarakat pernah  menyampaikan sebelumnya bahwa pernah menemukan orang gila.

“Jalan-jalan kalau ketemu orang katanya maki, habis itu ada masyarakat yang kasih pakaian celana, baju, terakhir ditemukan makan asam,” tukasnya.

Ketut menjelaskan, peristiwa tragis yang terjadi beberapa waktu lalu itu sudah dilaporkan kepada Dinas Sosial Matim dan BPBD.

“Kami sudah serahkan ke dinas sosial, dinas bencana alam, kami sudah serahkan berita acara termasuk visum dokter tidak ditemukan tindakan kekerasan,” imbuhnya.

“Korban ini meninggal karena kelaparan,” tambah Ketut.

Ketut juga sangat mengharapkan kerja sama dari semua pihak agar identitas korban segera diketahui.

“Kalau ada informasi masyarakat atau keluarga yang kehilangan yang ciri-cirinya mungkin sama yang ditemukan oleh masyarakat sekitar sama silahkan menghubungi ke badan penanggulan bencana,” tukasnya.

 

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleDi Flotim, Miras Picu 7 Kasus Kekerasan Sepanjang Natal dan Tahun Baru
Next Article Gubernur NTT Dorong Rumah Warga Jadi Hotel Melati

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.