Gubernur dan Wakil Gubernur NTT saat menghadiri acara launching Empat Program Bagi Kaum Muda dan Kaum Milenial, di halaman kantor Bank NTT, Sabtu, 2 Februari 2019 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
alterntif text

alterntif text

alterntif text

alterntif text

alterntif text

alterntif text

Kupang, Vox NTT- Bank NTT melaunching empat program usaha bagi kaum muda dan kaum milenial di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Acara peluncuran di panggung Generasi Muda bangkit menuju Sejahtera Bank NTT itu berlangsung di halaman kantor Bank NTT, Sabtu (2/2/2019).

Keempat program itu yakni, Program Dapur UMKM, Program Bedah Kelurahan, Program Festival Pelaku Usaha Muda Mandiri, dan Program Ramai Sekali yang adalah gerakan edukasi menabung untuk usia dini.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank NTT, Absalom Sine mengatakan, keempat program ini merupakan upaya Bank NTT untuk melayani masyarakat sesuai dengan mottonya “Melayani dengan Sungguh”.

“Melalui program UMKM, Bank NTT menyediakan ruang bagi kelompok binaan Bank NTT untuk dapat memasarkan hasil produksinnya,” kata Sine.

Dengan demikian, kata dia, Bank NTT tidak terbatas hanya memberikan kredit saja. Tetapi Bank NTT juga memberikan pendampingan dan membuka pasar bagi kelangsungan usaha debitur di semua kantor cabang.

“Pemasaran baik secara offline tetapi juga online dengan menggandeng beberapa market place di antaranya Bukalapak yang sebentar lagi akan memberikan materi pada kesempatan ini,” ujarnya

Ia mengatakan, acara itu sejalan dengan program pergerakan hijau yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi NTT.

“Kami juga melaunching program bedah kelurahan, dimana kami melihat bahwa sampah ini bukan sebagai masalah, melainkan sebagai berkat dengan memerdayakan kelompok pemuda di kelurahan. Hal ini dengan yang pertama, menciptakan lingkungan yang sehat , hijau dan asri. Kedua, mengurangi jumlah sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir. ketiga mengubah perilaku masyarakat dan mengedukasi. Dan keempat meningkatkan kreatifitas dan memberikan keuntungan bagi penghasil sampah,” jelasnya

Pada hari itu juga kata dia, dilaunching program festival pelaku usaha muda mandiri.

Festival ini bertujuan mendorong generasi muda untuk mendapat pengembangan roduk lokal yang berbasis ekspor.

Selain itu program ramai sekali yang merupakan program edukasi menabung bagi usia dini dan generasi milenial.

“Kedua program ini bertujuan untuk memberika edukasi kepada generasi milenial tentang pengelolaan keuangan dan dunia perbankan saat ini. Dilakukan melalui karya ilmiah di tingkat SMP sampai Perguruan tinggi dan video edukatif dengan tema membangun NTT melalui Bank NTT,” imbuhnya.

“Hal yang kami lakukan merupakan upaya untuk mendorong generasi milenial untuk memiliki jiwa entrepreneurship dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada di sekitarnya,” sambung dia.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba