Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Irigasi Jebol, Ratusan Hektare Sawah di Aeramo Terancam Gagal Panen
Regional NTT

Irigasi Jebol, Ratusan Hektare Sawah di Aeramo Terancam Gagal Panen

By Redaksi10 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Koordinator Laskar Batik Green Aeramo, Jeck Ahi sedang memantau lokasi talang air irigasi KM 1.6 Kanan Lego yang jebol (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Hujan deras mengguyur di wilayah Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (9/2/2019) malam, menyebabkan talang air irigasi KM 1.6 Kanan Lego di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa jebol.

Pantauan VoxNtt.com, Minggu (10/2/2019) pagi,tak hanya talang air irigasi KM 1.6 Kanan Lego yang jebol. Banyak saluran drainase wilayah Aesesa dan sekitarnya juga jebol akibat banjir.

Di Dusun 1 Desa Aeramo, misalnya, sepanjang bibir kali Wakasa terjadi erosi akibat banjir.

Jalan di Desa Aeramo juga terdapat banyak kayu yang berukuran besar melintang di badan jalan akibat terbawa banjir.

Selain di Dusun 1, terdapat pula saluran irigasi di Dusun IV tepatnya di KM 1.6 Kanan di Lego Desa Aeramo juga jebol.

Saluran irigasi yang biasa disebut talang air untuk mengairi ratusan hektare sawah di wilayah Lego itu ambruk akibat luapan air dari kali Wakasa. Talang air itu dikerjakan tahun 1990-an.

Jika tidak segera ditangani, maka ratusan hektare sawah di Lego terancam gagal panen.

Aris, salah seorang warga Lego Desa Aeramo yang ditemui VoxNtt.com, Minggu siang, mengatakan jebolnya talang air itu mengakibatkan sawah bisa dikerjakan lagi. Sebab talang air tersebut satu-satunya saluran untuk mengairi persawahan warga.

“Talang ini jebol yang jelas ratusan hektare sawah kami tidak bisa panen atau tidak bisa kerja lagi. Karena talang air ini untuk melintasi air ke KM 1.6 kanan,” kata Aris.

Sebab itu,ia  berharap Pemerintah Kabupaten Nagekeo segera mengatasi jebolnya talang air ke KM 1.6 kanan Lego.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleAnak Muda Nagekeo Harus Belajar Bisnis
Next Article Korban Tenggelam di Sungai Wae Pesi Sudah Ditemukan

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.