Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Siap Tinggal di Rujab, Epy Tahun: 32 Camat Tempatnya di Kampung
Regional NTT

Siap Tinggal di Rujab, Epy Tahun: 32 Camat Tempatnya di Kampung

By Redaksi13 Februari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah jabatan Bupati TTS. Diabadikan, Rabu (13/02/2019) (Fot: L. Ulan/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT- Menjelang pelantikannya sebagai Bupati TTS, Kamis 14 Februari 2019 esok, Epy Tahun dan Wakilnya Army Konay melakukan berbagai upaya pembenahan dan pemanfaatan aset Negara.

Salah satunya, rumah jabatan bupati dan wakil bupati yang selama ini tidak ditempati mulai dibenahi kembali.

Pantauan VoxNtt.com, Rabu (13/02/2018), tampak sejumlah petugas sibuk membersihkan dan menata rujab Bupati dan Wakil Bupati TTS.

Bupati TTS terpilih, Epy Tahun mengatakan, dirinya dan Wabup pasca dilantik langsung menempati rujab masing-masing.

“Itu fasilitas Negara yang dibangun dari uang rakyat. Jangan sampai jadi mubazir. Jadi saya dan Wakil Bupati sudah komitmen untuk tinggal di rujab masing-masing,” jelas Epy yang diwawancarai, Senin (11/02/2019) lalu,

Epy mengaku selama ini banyak rujab Camat yang dibiarkan kosong dan tidak dihuni para camat.

Oleh karena itu, lanjut Epy, setelah tinggal di rujab, para Camat pun jangan pulang pergi lagi.

“Pulang pergi (PP), maksudnya, menjadi Camat tapi tinggalnya di SoE. Semua Camat harus tempat tinggalnya di kampung, di rumah jabatan,” tandasnya.

Epy mengingatkan para Camat agar tidak membiarkan aset-aset daerah menjadi mubazir.

“Rakyat lagi susah, 32 Camat harus ada bersama masyarakat di kampung,” pungkas dia.

Penulis: L. Ulan
Editor: Ardy Abba

Bupati TTS TTS
Previous ArticlePendamping PKH di Desa Lewe Diduga Potong Dana Bantuan
Next Article Mengapa ‘Revolusi Cinta’ Penting di Hari Valentine?

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.