Mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya

Kupang, Vox NTT-Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan NTT, Drs. Frans Lebu Raya melaksanakan hak pilihnya di TPS 31 Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Oebobo Kota Kupang.

Mantan Gubernur NTT dua periode 2008 – 2018 mendatangi TPS didampingi isterinya Lusia Adinda Nurak, S. Pd dan ketiga putrinya.

Di TPS yang jumlah pemilihnya 181 orang itu, Lebu Raya disambut warga yang juga sedang antri dan berjabatan tangan dengannya.

Usai menyapa warga, Lebu Raya dan keluarga menuju meja pendaftaran untuk mendaftar. Sekitar 10 menit antri, Lebu Raya mengambil kertas suara dan menuju bilik yang disediakan.

4-5 menit kemudian, dia menuju kotak suara yang disediakan untuk memasukan 5 kertas suara yang sudah dicoblos. Dan selanjutnya mencelupkan jarinya di meja tinta yang disediakan.

Kepada media usai mencoblos, mantan Gubernur NTT ini mengatakan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019 sangat istimewa karena tanggal 17 April 2019 sebagai hari pemilihan adalah tanggal kemerdekaan Indonesia yakni tanggal 17 Agustus.

“Hari ini tanggal 17 April 2019 kita Pemilu dan sangat spesial karena setiap tanggal 17 itu kita ingat akan Hari Kemerdekaan Indonesia,” kata mantan Wakil Ketua DPRD NTT ini.

Menurutnya, karena pelaksanaan Pemilu di hari spesial maka ia memastikan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat NTT akan memilih pemimpin yang dapat mewujudkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia.

Makna lain dari hari spesial Pemilu di tanggal 17 April 2019 kata dia adalah bahwa kepemimpinan yang akan dipilih adalah pemimpin yang mewujudkan perdamaian bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Ibu Pertiwi membutuhkan pemimpin yang bisa mewujudkan cita-cita kemerdekaan, pemimpin yang bisa mewujudkan perdamaian dan keamanan. Itu yang dibutuhkan rakyat Indonesia,” demikian katanya.

Caleg DPR RI Dapil NTT 1 dari PDI Perjuangan ini optimistis pelaksanaan Pemilu di NTT berjalan aman dan lancar. Hal itu karena kesadaran masyarakat makin baik untuk menciptakan Pemilu Damai.

Selain itu, penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu serta aparat keamanan TNI/Polri sangat berperan dalam hajatan lima tahunan ini.

KR: YL

Editor: Irvan K