Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Beban Kerja Tinggi, PPK Wolowaru: “Honor Kami Kecil, Pak”
Pilkada

Beban Kerja Tinggi, PPK Wolowaru: “Honor Kami Kecil, Pak”

By Redaksi29 April 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua PPK Kecamatan Wolowaru Syafrudin (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Ketua PPK Wolowaru, Syafrudin A.B menyatakan bahwa pihaknya banyak menerima informasi dari petugas KPPS dan PPS terkait honor yang diterima selama proses pemilu 2019.

Honor yang diberikan dianggap tak sepadan dengan beban kerja yang diberikan kepada petugas tingkat bawah.

“Memang kita anggap tidak toleransi, karena beban kerjanya tinggi lalu honor kecil. Ini yang kami alami,” ucap Syafrudin usai pleno tingkat Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, NTT pada Minggu (28/04/2019) sore.

Ia menegaskan, pengalaman ini mesti dievaluasi oleh KPU RI untuk pemilu akan datang. Termasuk dengan waktu yang diberikan terhadap petugas tingkat bawah yang dianggap terlalu sedikit.

“Banyak petugas kami yang lelah, kecapaian sampai drop. Ya, pemilu kali ini bisa dikatakan sangat gila,” ungkap dia kepada VoxNtt.com di Wolowaru.

Meski pun begitu, kata dia, semua petugas telah bertanggung jawab terhadap proses itu hingga dengan berakhirnya proses perhitungan dan rekapitulasi tingkat kecamatan.

Ia berharap agar, KPU RI mengevaluasi secara baik dan bertanggung jawab dengan tidak mengorbankan petugas tingkat bawah.

“Ya, kita terima dari 400 ribu sampai 1 juta lebih. Padahal kerja luar biasa keras. Beban kerja tinggi lalu honor kami kecil pak. Jadi, tolong hargai ini,” tegas Syafrudin.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

KPU Ende
Previous ArticleDi Ende, Pleno 11 Kecamatan Telah Rampung
Next Article 223 CPNS Nagekeo Terima SK Pengangkatan

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026
Terkini

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026

Bantuan Rumah Juang Mas Wapres Segera Disalurkan untuk Korban Gempa Nagekeo

18 Agustus 2026

Tema HUT ke- 81 RI 17 Agustus 2026 Tidak Relevan

18 Agustus 2026

Benny Harman Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Nagekeo

17 Agustus 2026

Hari Ketiga Pascagempa, NasDem Nagekeo Perluas Distribusi Bantuan ke Pengungsi Pedesaan

17 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.