Kepala Nakertras Ende, Subhan Wanda saat menyerahkan surat izin operasional di Ende kepada Direktur PPLP Mapindo, Fenny Sengkey di Kantor Nakertrans Ende. (Foto: Ian Bala/Vox NTT).

Ende, Vox NTT-Pusat Pendidikan dan Latihan Perhotelan, Manajemen Perhotelan Indonesia atau PPLP Mapindo, kini sudah dibuka di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Lembaga ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan, kepada anak bangsa yang ingin lebih cepat mendapatkan pekerjaan, terutama pada bidang pariwisata.

Direktur PPLP Mapindo Fenny Sengkey mengungkapkan, lembaga tersebut didirikan sejak tahun 1992 dengan beberapa program tingkat dasar dan tingkat madya. Program-program itu berpusat pada dunia perhotelan dan perjalanan wisata.

Fenny menjelaskan, saat ini PPLP Mapindo memiliki tujuh bidang studi. Pada program tingkat dasar, terdapat empat bidang studi yakni Akomodasi Perhotelan (room division), Tata Hidangan (F&B Service), Tata Boga (F&B Production) dan Kapal Pesiar.

Sedangkan program tingkat madya ada tiga bidang studi yakni Akomodasi Perhotelan, Food & Beverage Division dan Usaha Perjalanan Wisata.

Terkait dengan ketentuan syarat masuk, jelas Fenny, hanya satu syarat utama yakni mampu berbahasa inggris.

“Kita berkeyakinan bahwa lulusan PPLP Mapindo akan langsung terjun ke dunia kerja. Jadi, kita fokus pada bidang pariwisata,” ucap Fenny usai menerima surat ijin operasional di Kantor Nakertrans Ende, Rabu (15/5/2019) sore.

Dengan terijinnya beroperasi di Ende, Fenny berharap, dukungan semua pihak baik pemerintah, masyarakat serta stakeholder penting lainnya.

Ia kembali berharap, dengan hadirnya lembaga ini dapat menyerap tenaga kerja di Kabupaten Ende maupun Flores secara umumnya.

“Keterampilan yang diukur dalam dunia pariwisata baik tingkat nasional maupun internasional. Dan lulusan kita sudah banyak yang sudah bekerja baik dalam negeri maupun luar negeri seperti Jepang, Australia dan wilayah Eropa,” tutur Fenny.

Kepala Nakertras Ende, Subhan Wanda berharap, dengan adanya perizinan operasional lembaga ini di Ende dapat memberi kontribusi terhadap daerah, terutama penyerapan tenaga kerja.

Ia mengaku senang dengan hadirnya lembaga PPLP Mapindo di Ende. Sebab, selain mudah terserapnya tenaga kerja, lembaga ini juga membantu pemerintah dalam proses pelatihan keterampilan

“Kami bergembira dengan kehadiran pelatihan kepariwisataan ini. Ini menjadi mitra yang baik, terutama Mapindo dan Yayasan Santo Paulus Syuradikara serta Pemda Ende,” tutur Subhan.

Untuk diketahui, lembaga PPLP Mapindo telah menjalankan kerja sama dengan Yayasan St. Paulus Syuradikara Ende.

Mewakili Yayasan ST. Paulus Ende, Bruder Pius Ledo, SVD menerangkan, kehadiran PPLP Mapindo sesungguhnya telah membantu SMK Pariwisata Syuradikara.

“Saya secara pribadi bangga dari lembaga pendidikan yang sebetulnya membantu SMK Pariwisata Syuradikara. Saya rasa ini penting terhadap anak-anak kita terutama putra daerah kita,” tutur Bruder Pius.

Penulis: Ian Bala

Editor: Boni J