Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»JPIC Minta Pemkab Manggarai Segera Tuntaskan Masalah TPA Poco
NTT NEWS

JPIC Minta Pemkab Manggarai Segera Tuntaskan Masalah TPA Poco

By Redaksi18 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Koordinator JPIC Keuskupan Ruteng, Pastor Marten Jenarut (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Lembaga Justice, Peace, Integration of Creation (JPIC) Keuskupan Ruteng meminta Pemerintah (Pemkab) Manggarai untuk segera menuntaskan polemik Tempat Pembuangan Akhir (TPA)  sampah di Poco, Kecamatan Wae Ri’i.

“Kita minta kepada Pemda Manggarai untuk memperhatikan tuntutan warga setempat sekaligus me-manage sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan,” ujar Koordinator JPIC Keuskupan Ruteng, Pastor Marten Jenarut kepada VoxNtt.com, Sabtu (18/05/2019).

Baca Juga: Kesal dengan Pemkab Manggarai, Warga Hadang Mobil Sampah

Pastor yang juga sebagai public lawyer itu mengatakan, keluhan warga Poco terkait keberadaan TPA harus ditindaklajuti oleh Pemerintah. Hal itu  karena menyangkut keberlangsungan hidup mereka.

Menurut dia, keberadaan TPA Poco telah merampas hak warga sekitar untuk menikmati lingkungan yang bersih dan sehat.

Sejak TPA beroperasi pada tahun 2011 lalu, kata Pastor Marten, saat itu pula masyarakat mulai tidak menghirup udara segar.

Asap hasil pembakaran sampah dan bau menyengat dari TPA, tentu sangat berpengaruh terhadap kesehatan warga sekitar.

“Masyarakat mempunyai hak untuk menikmati lingkungan hidup yang bersih, sehat dan nyaman. Lokasi TPA seharusnya bukan hanya sekadar tempat pembuangan sampah, tetapi juga tempat pengolahan sampah,” pungkasnya.

Ia menambahkan, masalah sampah harus ditanggapi secara serius oleh Pemerintah. Sebab, persoalan sampah juga masuk pada persoalan kemanusiaan.

Persoalan sampah akan berdampak menjadi masalah besar dan berurusan dengan nilai keadilan, apabila tidak diurus dengan baik dan benar.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Segera Kaji Keberadaan TPA Poco

“Perlu diingat bahwa persoalan sampah tidak hanya persoalan ekologi, tetapi juga menjadi persoalan sosial dan kemanusiaan. Kalau sampah tidak diurus dengan cermat dan cerdas maka sampah akan menjadi masalah yang berurusan dengan nilai keadilan,” tegasnya.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

https://www.youtube.com/watch?v=m07YkjJFceU

Manggarai Marten Jenarut TPA Poco
Previous ArticleIni Penjelasan Bawaslu Matim Terkait Dugaan Politik Uang di Kota Ndora
Next Article Starbucks Coffee Labuan Bajo Telah Diresmikan

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.