Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Raih Opini WTP, Bupati Deno: Hasil Kerja Keras Seluruh Staf
Regional NTT

Raih Opini WTP, Bupati Deno: Hasil Kerja Keras Seluruh Staf

By Redaksi27 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Manggarai Deno Kamelus (kiri) dan Wakil Bupati Victor Madur (kanan) (Dok. Ardy Abba)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kabupaten Manggarai meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Opini WTP itu seputar Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Manggarai tahun 2018.

Bupati Manggarai Deno Kamelus sudah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI tersebut di Kantor BPK RI Perwakilan NTT di Kupang, Senin (27/05/2019).

Hasilnya cukup memuaskan, yakni meraih opini WTP dari sebelumnya Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Dalam rilis Humas dan Protokol Kabupaten Manggarai yang diterima VoxNtt.com, Senin malam, Bupati Deno mengatakan, prestasi tersebut adalah hasil kerja keras seluruh komponen.

“Syukur kepada Tuhan, dan terima kasih atas kerja keras, kerja sama, kerja tulus, fokus, terukur, tuntas dari seluruh staf dan pimpinan perangkat daerah selama sekian waktu, sehingga kita memperoleh opini tertinggi yaitu WTP,” katanya.

Ditambahkannya, opini itu merupakan pernyataan profesional dari BPK mengenai kewajaran informasi keuangan.

Hal tersebut disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria.

Pertama, kesesuaian dengan standar akutansi pemerintahan.

Kedua, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures).

Ketiga, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Keempat, efektivitas pengendalian intern.

”Kempat hal tersebutlah yang wajar tanpa pengecualian. Tantangan ke depan adalah mempertahankan dan mengembangkannya,” pungkas Bupati Deno.

Sebagai informasi, menyusul hasil WDP atas LKPD tahun 2017, pada tahun 2018 berbagai langkah perbaikan dan penataan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Pencatatan aset yang baik, mekanisme pelaporan, pengawasan internal di setiap perangkat daerah adalah beberapa di antara upaya tersebut.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleKarangan Bunga Gubernur dan Wagub NTT untuk Almarhum Marsel Petu
Next Article Hijrah- Berpindah untuk Tingkatkan Taraf Hidup

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.