Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Gelar Ujian Perdana, STAKN Kupang Lahirkan Lima Doktor
Pendidikan NTT

Gelar Ujian Perdana, STAKN Kupang Lahirkan Lima Doktor

By Redaksi30 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para lulusan doktor bersama para penguji usai ujian disertasi dan yudisium perdana di Kampus STAKN Kupang, Kelurahan Naimata, Kota Kupang, Rabu 29 Mei 2019 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Sekolah Tinggi Agama Kristen (STKAN) Kupang menggelar ujian doktor perdana program studi doktor teologi.

Ujian disertasi dan yudisium perdana program doktor itu berlangsung di Kampus STAKN Kupang, Kelurahan Naimata, Kota Kupang, Rabu (29/05/2019).

Ujian perdana ini berhasil meluluskan lima orang doktor.

Kelima orang doktor yang dinyatakan lulus itu adalah Dr. Kresbinol Labobar, Dr. Alexander Mirino, Dr. Yoseph Kambu, Dr. Daud Saleh Ludji dan Dr. Jonathan Leobisa. Kelimanya juga merupakan dosen. Di antaranya juga ada yang tercatat sebagai dosen di STAKN Kupang.

Ujian ini merupakan yang perdana sejak program pascasarjana dibuka pada tahun 2014 lalu. Dan baru dapat dilaksanakan ujian disertasi sesuai keputusan program doktoral di STAKN Kupang yang telah terakreditasi oleh BAN-PT dengan nomor 2403/SK/BAN-PT/D/VIII/2018 pada Agustus 2018 lalu.

Kepada wartawan usai ujian disertasi dan yudisium perdana, Direktur pascasarjana STAKN kupang, Odita Hutabarat, mengharapkan agar para lulusan bisa berguna bagi bangsa dan Negara, gereja dan masyarakat, terutama dengan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.

“Kelima doktor itu adalah ‘buah sulung’ STAKN Kupang,” ungkap Odita.

Ia menjelaskan, kelima doktor adalah dosen. Sebab itu diharapkan juga tetap menjalankan tanggung jawabnya melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Selain mengajar, kata dia, para doktor harus terus melakukan penelitian dan pengabdian terhadap masyarakat.

“Kami juga terus mendorong agar para doktor ini terus memperkaya wawasan melalui berbagai pendidikan dan latihan (diklat), baik di dalam maupun luar negeri,” tuturnya.

Odita mengatakan, sejak dibukanya program Strata 3 (S3) Teologi, justru para peminatnya interdominasi. Tercatat, ada tiga (3) mahasiswa yang beragama Katolik. Selain itu, ada juga mahasiswa dari luar negeri yakni Korea akan studi di STAKN pada tahun depan.

“Prinsipnya kami membuka diri bagi siapa saja yang ingin studi di STAKN Kupang,” ujarnya

Sementara itu, Ketua STAKN Kupang Harun Natonis mengatakan, bidang keilmuan di STAKN Kupang adalah agama.

Sebab itu ia mengharapkan agar para lulusan doktor yang pertama itu dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan keagamaan di NTT, bahkan Indonesia.

“Apalagi pendidikan karakter sangat penting, sehingga kontribusi ilmu para doktor ini diharapkan juga dapat menjalankan misi STAKN yakni terdepan dalam agama dan keagamaan,” pungkas Harun.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang STAKN Kupang
Previous ArticleKetika Wae Kaco Matim Jadi Tumpuan Hidup Kornelis dan Keluarga
Next Article Jasa Raharja Ende Gelar Periksa Kesehatan Gratis untuk Pemudik dan Sopir

Related Posts

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026

Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PH Tanah 10 Hektare di Kupang Berakhir Damai

2 Juni 2026

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.