Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Wabup Nagekeo Beri Apresiasi untuk GMNI
MAHASISWA

Wabup Nagekeo Beri Apresiasi untuk GMNI

By Redaksi3 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wabup Nagekeo Marianus Waja pose bersama mahasiswa usai diskusi kebangsaan memperingati hari lahir pancasila 1 Juni yang diselenggarakan oleh GMNI Nagekeo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Wakil Bupati (Wabup) Nagekeo, Marianus Waja memberikan apresiasi kepada Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Nagekeo yang menyelenggarakan diskusi kebangsaan memperingati hari lahir pancasila 1 Juni.

Kegiatan diskusi kebangsaan itu berlangsung di Aula Kantor Camat Aesesa di Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Sabtu (01/06/2019).

Hadir saat itu Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja dan alumni GMNI Marsel Lemara dan Blasius Timba, serta aktivis GMNI dan para mahasiswa.

Pada kesempatan itu, Wabup Marianus mengatakan, pancasila harus diamalkan dalam hati dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagi saya, saya sangat senang. Untuk forum-forum seperti ini, sangat bagus. Supaya kita tukar ide dan gagasan,” ujar Marianus.

Ia juga mengatakan, pancasila dalam konteks kehidupan masyarakat Nagekeo harus menjadi inspirasi.

Sebab itu, ia kembali mengajak harus bisa mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan.

“Bukan sekedar omong tapi dalami. Kepada GMNI terima kasih. Siapa tahu hasil diskusi kita bisa menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah, terkait isu aktual di Nagekeo,” katanya.

Ia juga memotivasi pemuda dan mahasiswa untuk kreatif dan inovatif. Misalnya, membentuk kelompok usaha atau komunitas yang resmi agar memeroleh modal dari pemerintah.

“Saya butuh yang sungguh-sungguh. Dirikan kelompok dengan orang-orang yang mau bekerja secara serius,” ujarnya.

Marselinus Lamara salah seorang alumni GMNI saat membawakan materi diskusi menjelaskan, momentum 1 Juni harus bisa menjadi bingkai untuk menjaga pancasila.

Marsel mengatakan, pancasila itu sudah final. Sebab itu harus mampu mengamalkan nilai-nilainya.

“Bukan pancasila yang mau mengamalkan kita. Tapi sebaliknya kita yang harus mengamalkan pancasila dan pancasila sudah menjadi tata tertib yang baku,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC GMNI Nagekeo, Adolfus Ame mengatakan, diskusi tersebut sengaja dilaksanakan untuk membuka ruang dan wawasan berpikir agar tetap mengamalkan nilai pancasila.

Kata dia, nilai pancasila harus dijunjung tinggi. Pancasila juga sudah final, tidak bisa diganti oleh apapun sebagai ideologi bangsa Indonesia.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

GMNI GMNI Nagekeo Nagekeo
Previous ArticleTahun 2018, Ada 66 Kasus HIV/AIDS di Mabar
Next Article Polsek Urban Aesesa Siap Amankan Malam Takbiran

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.