Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Unik, Kurangi Risiko Kecelakaan Remaja Masjid di Matim Memilih Pawai Takbir Obor Keliling
Regional NTT

Unik, Kurangi Risiko Kecelakaan Remaja Masjid di Matim Memilih Pawai Takbir Obor Keliling

By Redaksi6 Juni 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Remaja Masjid Al Istiqomah Dompet Dhuafa Ronting tengah mengikuti pawai obor. (Foto: Fakar)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Ada yang unik dari perayaan meriah untuk penyambutan Idulfitri 1 Syawal 1440 H/05 Juni 2019 M kali ini.

Jika di tempat lain lebih memilih dengan pawai kendaraan bermotor, beda halnya di Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Flores-NTT.

Remaja Masjid Al Istiqomah Dompet Dhuafa Ronting memilih untuk menyambutnya dengan pawai takbir obor keliling.

Pilihan pawai takbir obor keliling ini bukan tanpa alasan. Kekhawatiran akan tingginya potensi kecelakaan dan kekacauan saat pawai menjadi alasan utama kenapa pawai obor dipilih.

Pada Selasa (4/6/2019) malam, tepat di penghujung bulan puasa bagi umat islam, pawai obor yang sebelumnya dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu, dihadiri masyarakat Ronting dan sekitarnya, Babinsa Satar Kampas, Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lamba Leda dan santriwan/santriwati Taman Pendidikan Al-Quran (TPA).

Mereka sangat antusias untuk meramaikan kegiatan tersebut di Masjid Al-Istiqomah Dompet Dhuafa Ronting.

Usai makan malam bersama dan salat isya, dimulailah rangkaian kegiatan pawai takbir obor keliling. Pelepasan pawai secara simbolis oleh kepala desa Satar Kampas, Eliseus Ntangor.

Dalam sambutannya, Elisius mengatakan para pemuda harus mampu untuk menjaga keutuhan Indonesia sebagai sebuah bangsa besar dan beragam.

Menurutnya, keberagaman adalah simbol bangsa. Oleh karena itu semangat toleransi hendaknya menjadi spirit dalam hudup berbangsa dan bernegara.

“Rawat toleransi, jaga kebersamaan dan persatuan bangsa ini,” ucapnya.

Sementara itu, dalam keterangan tertulis yang diterima VoxNtt.com, Rabu (5/6/2019) malam, Ketua Remaja Masjid Zaitun, mengatakan pawai obor keliling ini dilakukan agar lebih khidmat dalam menggemakan dan menyampaikan makna kalimat takbir.

“Tidak tertutup oleh suara bisingan kendaraan bermotor dengan knalpot yang sudah dimodifikasi sedemian rupa,” ucapnya.

Ia melanjutkan, pawai takbir obor juga sebagai salah satu momentum untuk kembali meneguhkan kebersamaan, kekeluargaan dan persatuan umat manusia.

“Kalimat takbir mengutamakan ke-Dia-an, sementara dengan format pawai obor tak melupakan ke-Kita-an. Hal itulah menjadi inti dari pawai takbir obor keliling saat ini,” imbuhnya.

Di tempat itu, terang Julfakar pawai obor terakhir kurang lebih dua puluh tahun yang lalu, kali ini baru kembali digelar dalam momentum meriah rayakan lebaran 2019.

Dirinya berharap, momentum itu, dapat meneguhkan kembali kebersamaan dan persatuan, rasa toleransi antar sesama untuk kedamaian kehidupan bersama dapat terwujud.

“Pawai takbir obor ini tak berlebihan juga jika dikatakan sebagai pawai kekeluargaan, pawai kebersamaan, pawai persatuan dan pawai toleransi,” tukasnya.

Untuk diketahui, pawai takbir obor keliling itu kurang lebih dihadiri oleh 250 orang, berjalan kaki dengan rute dari Masjid Al-Istiqomah, melewati Masjid Baitul Ismail, terus ke jembatan waso.

Dari jembatan waso lurus menuju Tanah Putih, dan balik menuju Masjid Ar-Rahman Ronting. Dari sana lurus dan belok kanan menuju lapangan bola Ronting lalu kembali ke titik awal Masjid Al-Istiqomah.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Idulfitri Manggarai Timur Ronting
Previous ArticlePemuda Lintas Agama di TTU Ikut Amankan Perayaan Idulfitri
Next Article Foto: Pawai Obor Remaja Masjid Al Istiqomah Dompet Dhuafa di Ronting Matim

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.