Ilustrasi

Ende, Vox NTT- Warga empat desa di Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Flores, NTT belum menikmati jaringan internet hingga saat ini. Keempat desa tersebut ialah Desa Aewora, Desa Ngalukoja, Desa Detuwulu dan Desa Otogedu.

Warga Aewora, Arkadius Aku Suka menyebutkan, keempat desa tersebut hingga kini benar-benar belum tersentuh jaringan internet sama sekali.

“Belum, belum sama sekali kita disini nikmati jaringan internet. Termasuk jaringan telkomsel juga, padahal kita sangat membutuhkan,” ucap Arkadius terpisah, Sabtu (08/06/2019) pagi.

Menurut dia, jaringan internet sangat diperlukan apalagi hidup pada era terbuka saat ini. Terutama sebagai alat komunikasi terhadap sanak saudara yang bepergian jauh.

“Ia, kan ada keluarga kita yang merantau, ada juga yang kuliah. Jadi, jaringan internet dan jaringan handphone sangat-sangat diperlukan. Untuk kepentingan komunikasi sebenarnya,” kata Arkadius.

Ia pun bercerita pengalaman selama ini dalam menggunakan akses informasi dan komunikasi di wilayah setempat. Warga harus menempuh jarak 5 kilometer untuk mendapatkan sinyal telepon.

Lebih buruk lagi, saat keperluan mendadak warga harus rela memanjatkan pohon untuk dapat berkomunikasi.

“Ini peristiwa yang paling buruk yang kami alami di sini,” tutur dia.

Mantan aktivis ini pun menyentil tentang program pemerintah yang saat ini telah gencar terhadap lembaga pendidikan agar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan jaringan internet menjadi sebuah syarat wajib.

Menurut dia, program ini seperti mendorong orang buta ke jurang.

“Diwajibkan untuk menggunakan jaringan internet tapi tidak disiapkan. Nah, kami sangat mengharapkan respon cepat dari pihak-pihak terkait agar keluhan kami dapat terjawab dan program pemerintah dapat dilaksanakan,” katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

alterntif text