Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jhon Atet: Jangan Jadikan Belu Sebagai Kabupaten Percobaan
Regional NTT

Jhon Atet: Jangan Jadikan Belu Sebagai Kabupaten Percobaan

By Redaksi14 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Johanes Atet. (Foto: Marcel/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua,Vox NTT-Mantan Ketua Tim Pemenangan Paket Sahabat, Wilybrodus Lay dan J. T Ose Luan yang kini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Belu periode 2015-2020, Johanes Atet angkat bicara terkait sejumlah program ungulan yang dijanjikan pada masa suksesi 2015 lalu.

Ditemui di Kantor DPRD Belu, Jumat (14/06/2019), Jhon, begitu biasa ia disapa menilai, sejumlah program unggulan yang dijanjikan paket Sahabat terutama pada Dinas Pertanian masih jauh dari harapan.

“Saya lihat tidak ada yang prioritas. Semua program ini hanya sambil lalu saja dan hanya sekadar coba-coba saja,” tegas Jhon.

Menurut Jhon, sejumlah program yang dikerjakan Dinas Pertanian tidak berdasarkan kajian yang memadai, sehingga pemerintah terkesan hanya sekadar mencoba-coba saja.

“Jangan bikin kabupaten uji coba, bikin satu tidak baik, bikin satu lagi semuanya tidak ada hasil. Ini barang datang komoditi baru coba dulu, jangan datang langsung bikin program. Padahal belum tentu cocok,” ujar Jhon.

Jhon yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Belu dari Fraksi Gerindra menilai, program pemerintah terkesan sekadar mencoba-coba, seperti program budidaya bawang tuk-tuk, program budidaya maek bako/porang, program pengembangan hortikultura serta program pengembangan tanaman umur panjang seperti, alvokat, rambutan, mangga dan nangka tidak dilakukan dengan komprehensif.

Seharunya, kata Jhon, sebelum sebuah program dilaksanakan, Dinas teknis terkait perlu melakukan kajian dengan melibatkan tim ahli dan harus melakukan Demplot (Demonstration Plot) untuk memprediksi hasil yang akan diproduksi dalam mengembangkan suatu varietas.

Dirinya menilai, memasuki tahun keempat, banyak program yang disampaikan pada saat kampanye belum direalisasikan.

Namun demikian, ia tidak ingin berspekulasi soal capaian program. Ditanyai mengenai hasil, Jhon mengatakan, untuk mengetahui persis harus berbasis pada data yang dimiliki dinas terkait.

Jhon meminta, siapa saja yang jadi pemimpin harus memberdayakan masyarakat dan memanfaatkan potensi yang ada di Belu.

“Kalau siapa saja yang mau jadi pemimpin, mulailah dengan apa yang ada pada rakyat saat ini. Jangan memulai dengan barang baru yang belum tentu ada hasilnya, karena barang baru ini akan jadi uji coba saja,” tegas Jhon

Penulis: Marcel Manek

Editor: Boni J

Belu Johanes Atet Wily Lay
Previous Article36 Uskup Indonesia Gelar Pertemuan ad Limina dengan Paus Fransiskus
Next Article Semarak ‘Pelepasan’ Anak TK Sta. Theresia Danga

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.