Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Pemuda Asal Manggarai Tewas Dikeroyok Sekelompok Orang di Makassar
HUKUM DAN KEAMANAN

Pemuda Asal Manggarai Tewas Dikeroyok Sekelompok Orang di Makassar

By Redaksi19 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Almarhum Arfentinus F. Patris (Foto: Facebook)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Nasib naas menimpa Arfentinus Flavianus Patris (25), pemuda asal Manggarai yang tewas usai dikeroyok sekelompok orang di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pemuda asal Pering, Kecamatan Reok, kabupaten Manggarai itu meninggal dunia pada Rabu (19/06/2019) di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Korban diketahui meninggal dunia karena luka pendarahan di bagian kepala.

Menurut keterangan saksi Fiky Putra, korban meninggal karena dikeroyok oleh pelaku yang identitasnya masih diselidiki.

Pengeroyokan itu terjadi di kontrakan milik Fiky di Jl. Anditondro 2 Kota Makassar sekitar pukul 02.00 Wita dini hari. Pelaku datang dilengkapi dengan senjata tajam (balok,parang dan busur).

Menurut Fiky, sekelompok orang yang datang di kontrakannya berjumlah belasan orang.

“Saya bersama korban sementra baring-baring bersama 5 orang teman termasuk korban, tiba-tiba pelaku datang mendobrak pintu sembari menyerang korban. Korban digebuk pelaku menggunakan balok hingga korban mengalami pendarahan di bagian kepala” tutur Fiky.

Untuk menyelamatkan korban, Fiky dan teman-temannya membawa korban ke RS Bhayangkara Makassar. Tetapi Korban tidak bisa diselamatkan.

Flavianus mengembuskan nafas terakhirnya di RS Bhayangkara Makassar sekitar pukul 10.00 Wita.

Untuk menindaklanjuti kasus ini, pihak keluarga sudah melaporkan kejadian ini ke kepolisian Polsek Tamalate Makassar.

Pihak kepolisian sementara melakukan pengejaran terhadap pelaku pengeroyokan tersebut.

“Untuk sementara ada dua pelaku yang sudah ditangkap. Tapi belum dimintai keteterangan karena pihak kepolisian sementara lakukan pengejaran terhadap pelaku lain” terang salah satu anggota keluarga korban yang enggan dimediakan namanya.

Penulis: Pepi Kurniawan

Editor: Irvan K

Manggarai
Previous ArticlePelatihan BUMDes di Galang, Change Operator Dorong Pengelolaan Potensi Desa
Next Article Pemkab Belu Terkesan Abaikan Rekomendasi Kejari Belu dalam Pembangunan Patung

Related Posts

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

Kejari Mabar Geledah Kantor KPU Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp28 Miliar

8 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.