Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Dinas P dan K TTS Siapkan Pengetahuan Bencana Masuk Mulok
Pendidikan NTT

Dinas P dan K TTS Siapkan Pengetahuan Bencana Masuk Mulok

By Redaksi24 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTS, Edison Sipa. (Foto: L. Ulan/VoxNtt.com).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe,Vox NTT -Pengetahuan terkait bencana segera disiapkan untuk masuk pelajaran Muatan Lokal (Mulok) pada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) TTS, Edison Sipa pekan lalu, usai pengukuhan pengurus Sekretariat Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Kabupaten TTS.

Menurut Edison Sipa, pengetahuan rawan bencana merupakan pengetahuan dan keterampilan yang dipandang patut diketahui masyarakat.

Pasalnya menurut Sipa, bencana merupakan fonomena alam yang tidak dapat diprediksi dan terjadi secara tiba-tiba.

“Oleh sebab itu, jika masyarakat tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi fenomena bencana alam, maka yang terjadi adalah terjadinya korban jiwa dan harta dalam jumlah yang sangat banyak,” ungkapnya.

Menyikap ini, papar Sipa, Dinas P dan K, Kabupaten TTS berencana untuk menginstruksikan kepada semua sekolah di TTS untuk memasukkan pengetahuan aman bencana sebagai pelajaran Muatan Lokal (Mulok).

Muhammad Thamrin selaku Field Sponsorship Manager Plan Internasional, mengatakan, program sekolah aman bencana merupakan program nasional yang telah dilaksanakan tujuh atau delapan tahun lalu. Hanya saja di Kabupaten TTS lanjut Thamrin, baru direncanakan untuk diaplikasikan pada tahun 2019 ini.

“Keterlibatan Plan Internasional dalam implememtasi program tersebut sifatnya hanya sementara. Oleh karena itu, diharapkan perencanaan program kegiatan sekolah aman bencana dilaksanakan Pemkab. Dengan demikian,  ketika Plan Internasional tidak lagi mensponsori program kegiatan tersebut, sekretariat SPAB tetap melaksanakan program dan kegiatan secara berkelanjutan,” paparnya.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

Edison Sipa Mulok Pengetahuan Bencana Plan Internasional TTS
Previous ArticleUgal Squad Soe: Lokasi Wisata Harus Bebas Sampah
Next Article Video: Winston Rondo Blak-Blakan Soal ‘APBD Siluman’ Pemprov NTT

Related Posts

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.