Taman Bung Karno sebagai salah satu ikon pariwisata sejarah di Kabupaten Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Ende, Vox NTT-Anggota DPRD mengkritik pemerintah pada bidang pariwisata di Kabupaten Ende. Anggota dewan menilai bahwa pariwisata di Ende tidak ada kemajuan secara signifikan.

Padahal, Ende memiliki banyak potensi pariwisata yang dapat memicu wisatawan bertahan di Ende. Selain itu, Ende telah ditetapkan sebagai kawasan strategis pariwisata nasional.

“Pariwisata kita sebagai sektor unggulan tapi tidak ada kemajuan secara nyata,” ungkap anggota DPRD Ende Kadir M. Basa dalam rapat gabungan komisi bersama pemerintah di ruang Gabungan Komisi DPRD setempat, Kamis (04/07/2019) sore.

Menurut Kadir, kerja pemerintah dalam bidang pariwisata tidak dibuktikan secara nyata. Misalnya, meyakinkan wisatawan untuk mengunjungi obyek-obyek pariwisata untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Ia menilai, hal itu dipengaruhi oleh karakter pemimpin yang tidak menguasai ilmu-ilmu pariwisata. Selain itu, minimnya sumber daya aparatur dalam menguasai bahasa internasional.

“Mengurus pariwisata harus orang yang bergelut di situ dan harus menguasai bahasa internasional. Fakta selama ini, mayoritas (aparatur) kita tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik. Orang yang mengurus pariwisata harus kuat secara sumber daya termasuk berbahasa Inggris. Kemudian, harus ada keahlian yang bisa melobi,” tutur Kadir.

Untuk kemajuan pariwisata di Kabupaten Ende, tegas Kadir, harus mengubah mind set dan skill aparatur pemerintah. Pemerintah harus memperbaiki dan perkuat sumber daya manusia.

Selain itu, penempatan pemimpin (Kepala Dinas) harus sesuai basic dan kemampuan untuk mengurus bidang pariwisata.

“Dari dulu tidak ada gregetan sedikitpun. Pariwisata hanya begitu-begitu saja dan tidak ada kemajuan sama sekali. Jadi, saran saya Man (manusianya) harus diperkuat untuk mengurus pariwisata. Harus merubah skill kita, kalau tidak kondisi pariwisata kita begini saja,” kata Kadir.

Ia pun menyinggung soal kegiatan parade hari lahir Pancasila serta beberapa kegiatan kepariwisataan di Kabupaten Ende yang tidak menunjukkan hasil maksimal melalui pendapatan daerah. Justru kegiatan tersebut hanya menghabiskan anggaran daerah secara cuma-cuma.

Untuk itu, Kadir tegaskan bahwa pemerintah harus lebih berinovasi dengan melakukan event, promosi hingga menarik wisatawan ke Ende. Hal dimaksud untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

alterntif text