Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ruas Jalan Supun-Ban’ulu TTU Mulai Dikerjakan
Regional NTT

Ruas Jalan Supun-Ban’ulu TTU Mulai Dikerjakan

By Redaksi13 Juli 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pekerja dari PT. SKM dibawah pengawasan staff dinas PUPR TTU sementara melakukan pengukuran EMC 0 pada ruas jalan supun-ban'ulu, Jumat 12 Juli 2019. (Foto: Eman/VoxNTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Warga yang bermukim di sepanjang jalur jalan Supun-Ban’ulu, Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah (TTU) kini bisa bernapas legah.

Pasalnya, ruas jalan yang menghubungkan tiga desa tersebut sudah mulai dikerjakan. Para pekerja dari PT. Sary Karya Mandiri (SKM) di bawah pengawasan Dinas PUPR Kabupaten TTU melakukan pengukuran EMC 0, Jumat (12/07/2019).

Kepada VoxNtt.com, Direktur PT. SKM, Daniel Kinbenu menuturkan, sesuai target, Rabu mendatang mulai mendroping alat sekaligus pembersihan lokasi.

Meski jalur jalan Supun-Ban’ulu dalam keadaan rusak, dengan dukungan peralatan yang dimiliki, Daniel optimis dapat diselesaikan sampai batas waktu yang ditentukan..

“Peralatan semua dalam keadaan ready, hari Rabu kita sudah mulai drop alat ke lokasi terus kita mulai lakukan pembersihan,” ujarnya.

Guido Ceunfin selaku PPK, menuturkan, total panjang jalan yang akan dikerjakan 8 km, lebar 3 meter lebih. Pengerjaan ini akan diselesaikan dalam 150 hari sesuai kalender kerja. Total anggaran yang disediakan pemerintah  Rp 18,1 miliar.

Namun niali tawar yang diajukan kontraktor saat pelelangan menjadi Rp 17,1 miliar.

Sisa dana pelelangan, akan dikonsultasikan lagi untuk penambahan volumen.

“Nanti kita masih konsultasikan, mau tambah berapa meter lagi dengan sisa dana yang ada,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

 

Daniel Kinbenu PT. Sary Karya Mandiri TTU
Previous ArticleSimak Kisah Tibo, dari Sopir Angkot hingga Juara Tinju Dunia
Next Article Pemkot Kupang Belum Serius Perhatikan Kelompok Penyandang Disabilitas

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.