Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Dana Rp 266 M Berputar di Desa. Ini Penegasan Bupati untuk Kades di TTS
VOX DESA

Dana Rp 266 M Berputar di Desa. Ini Penegasan Bupati untuk Kades di TTS

By Redaksi25 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati TTS, Periode 2019-2024, Epy Tahun saat diwawancarai VoxNtt.com, belum lama ini. (Foto: L. Ulan/VoxNtt.com).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe,Vox NTT -Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Epy Tahun berharap 266 Kepala Desa (Kades) yang ada di TTS berdaya inovasi tinggi dalam membangun desa.

Inovasi para kades penting karena menurut Bupati Epy, setiap tahun, dana desa senilai Rp 266 Miliar lebih, berputar di 266 desa di TTS.

“Peluang dana desa ini, tentu butuh daya inovasi tinggi dari kepala desa untuk memberdayakan dan membangun desa,” sebut Bupati Epy saat membuka kegiatan inovasi desa, cluster I, di Kantor Camat Batuputih, Selasa (16/07/2019) lalu.

Ia juga menegaskan agar pengerjaan proyek fisik dari dana desa jangan sekali-kali menggunakan alat berat dari luar daerah. Para pekerja seperti tukang pun harus merupakan tukang lokal dari desa tersebut.

“Ini tujuannya, supaya dana desa itu berputar di desa. Masyarakat desa bisa meningkatkan perekonomian atau bisa berdaya secara ekonomi,” jelasnya.

Epy Tahun menandaskan, dirinya tak segan-segan akan mencopot kepala desa bila tidak mematuhi hal yang sudah dismpaikannya tersebut.

“Kepala desa yang tidak ikut ini, maka saya copot dan kasih penjabat kades saja. Saya sudah sampaikan hal ini di mana-mana,” tandas Epy Tahun.

Dalam rangka memberdayakan ekonomi pengrajin tenun ikat di TTS, Bupati Epy menjelaskan, dirinya segera menginstruksikan semua kepala sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK agar satu hari dalam seminggu, berbusana tenun etnik TTS.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

Epy Tahun TTS
Previous ArticlePemuda Katolik Kota Kupang Kunjungi Stasi Semau
Next Article Minggu Depan, Pemkab TTS Lanjut Seleksi Perangkat Desa

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.