Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Empat Desa di Nagekeo Dapat Bantuan Beras Rawan Pangan
Regional NTT

Empat Desa di Nagekeo Dapat Bantuan Beras Rawan Pangan

By Redaksi29 Juli 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Klementina Dawo, Plt. Kepala Dinas Pangan Daerah Kabupaten Nagekeo (Foto: Patrik/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Pemerintah kabupaten Nagekeo melalui Dinas Pangan Daerah akan menyalurkan beras rawan pangan ke empat desa di wilayah kabupaten Nagekeo.

Penyaluran itu guna mengantisipasi bahaya rawan pangan yang diprediksi akan terjadi pada bulan September mendatang.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pangan Daerah Kabupaten Nagekeo, Ir. Chlementina Dawo, menyampaikan, penyaluran beras ini berdasarkan peta hasil survei dan analisis ketahanan pangan daerah.

Empat desa tersebut yakni Desa Alorawe, Desa Podenura, Desa Keli dan Desa Ngera.

“Total beras yang akan disalurkan sebanyak 4 ton, dengan pembagian masing-masing desa akan mendapatkan 1 ton beras”

Segala pembiayaan pembelanjaan awal dan jasa transportasi penyaluran beras ke setiap desa menurut Dawo, akan ditanggung Dinas. Hal ini berdasarkan hasil kerja sama antara Dinas dengan Bumdes di masing-masing Desa.

Dinas Pangan Daerah Nagekeo berharap bantuan ini dapat berguna membantu masyarakat dalam pemenuhan bahan pangan.

Penulis: Patrik Djawa

Editor: Irvan K

Nagekeo
Previous ArticlePenanganan Kasus Human Trafficking di NTT Dinilai Politis dan Elitis
Next Article Permaporatim Kupang Berbagi Ilmu dan Gelar Bakti Sosial di Desa Compang Raci

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026
Terkini

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.