Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Seorang Pria di TTU Nyaris Tewas di Tangan Menantu
HUKUM DAN KEAMANAN

Seorang Pria di TTU Nyaris Tewas di Tangan Menantu

By Redaksi3 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Hendrikus Neno warga Kampung Nunsena, RT 015 RW 008, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten TTU nyaris tewas di tangan sang menantunya Oktovianus Fuamuni.

Hendrikus yang kesehariannya berprofesi sebagai petani tersebut nyaris tewas lantaran dibacok sang menantu menggunakan parang pada leher bagian kanan, Sabtu (03/08/2019).

Informasi yang berhasil dihimpun VoxNtt.com dari sumber terpercaya menyebutkan, pada Sabtu (03/08/2019) sekitar pukul 07.00 Wita, Hendrikus bersama sang istri mendatangi rumah menantunya Oktovianus Fuamuni. Mereka datang untuk menjenguk putrinya yang baru saja melahirkan.

Saat tiba di rumah putrinya, istri Hendrikus sempat memarahi Oktovianus Fuamuni lantaran sudah lama menikah, namun belum mengurus akta nikah.

Hal tersebut dinilai menjadi penghambat anak Oktovianus Fuamuni yang merupakan cucu dari korban untuk bersekolah.

Pada saat itu, korban juga sempat mengeluarkan pernyataan, jika Oktovianus Fuamuni enggan mengurus akta nikah lantaran ia berniat untuk menelantarkan putri dan cucu-cucunya.

Karena itu korban berniat membawa cucu-cucunya untuk diurus di rumahnya.

Usai berkata seperti itu, korban pun langsung masuk ke dalam rumah terduga pelaku.

Terduga pelaku yang tidak terima pernyataan korban langsung mengikuti dari belakang dan membacok korban pada bagian leher sebelah kanan.

Setelah dipotong, korban pun langsung terjatuh. Sedangkan terduga pelaku langsung melarikan diri.

Informasi lain yang berhasil dihimpun VoxNtt.com menyebutkan, korban saat ini sementara menjalani perawatan di RSUD TTU.

Kapolsek Miomafo Barat Iptu IKetut Suta saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui telepon membenarkan adanya kasus penganiayaan berat tersebut.

Menurutnya, terduga pelaku yang sempat melarikan diri.  Ia akhirnya ditangkap sekitar pukul 18.30 Wita.

“Pelaku juga residivis, dulu pernah masuk penjara karena aniaya orang juga,” tandasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleKasus Pemecatan Perangkat Desa Bere Kini Diproses di PTUN
Next Article Bupati TTU Resmikan Gedung Pasar Rakyat Kefamenanu 2

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.