Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Tebang Kayu di Tanah Sengketa, 4 Warga Golowoi Dibacok
HUKUM DAN KEAMANAN

Tebang Kayu di Tanah Sengketa, 4 Warga Golowoi Dibacok

By Redaksi15 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu korban luka bacok sedang dirawat di RS Ben Mboi Ruteng, Rabu (14/08/2019) malam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Peseteruan antara Kampung Golowoi dan Meda, Desa Golowoi Kecamatam Cibal Barat, Kabupaten Manggarai kembali memanas.

Kali ini, ada 4 warga Golowoi menjadi korban kasus penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Meda. Insiden itu terjadi pada pada Rabu (14/08/2019) sore.

Kapolres Manggarai AKBP Cliffry Steiny Lapian mengungkapkan, kejadian itu bermula ketika 4 orang warga Golowoi sedang menebang kayu di lahan sengketa. Persengketaan lahan itu yakni antara warga Golowoi dan Meda.

Selain 4 orang dibacok, 4 orang lain yang sebelumnya menebang kayu di lahan sengketa diancam dan disandra, serta dibawa ke rumah gendang (rumah adat) oleh masyarakat Kampung Meda pada pukul 10.30 Wita secara paksa.

Mendengar informasi tersebut, kata Kapolres Lapian, pada pukul 15.30 Wita beberapa warga dari Golowoi berangkat menuju Kampung Meda. Mereka ke sana untuk menjemput dan membebaskan keempat warga yang disandra.

Saat dalam perjalanan, tepatnya di sekitar batas tanah wilayah antara Kampung Medah dan Kampung Golowoi pada pukul 16.00 Wita, terjadi penghadangan dan penyerangan oleh masyarakat Meda. Warga Golowoi diserang dengan menggunakan parang, tombak dan kayu pentung.

“Dalam penghadangan dan penyerangan tersebut 4 orang dari Golowoi mengalami luka bacok di bagian tangan dan kaki serta luka memar terkena lemparan batu 2 orang,” ungkap Kapolres Lapian melalui siaran pers yang diterima VoxNtt.com, Kamis (15/08/2019).

Atas kejadian tersebut ke-4 korban dirawat di Puskesmas Golowoi dan kemudian dirujuk ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Manggarai Polres Manggarai
Previous ArticleTerima SK Pensiun, Kornelis Dola: Saya Siap Bertarung di Pilkada Manggarai
Next Article BPBD Kota Kupang Gelar Workshop Implementasi Pendidikan Aman Bencana

Related Posts

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.