Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Serahkan Sapu Lidi ke OPD Terkotor, Djafar : “Kepala dan Pegawainya Malas”
Regional NTT

Serahkan Sapu Lidi ke OPD Terkotor, Djafar : “Kepala dan Pegawainya Malas”

By Redaksi17 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Plt Bupati Ende H. Djafar H. Achmad menyerahkan sapu lidi kepada Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Husni Tamrin, juara pertama kantor terkotor se-Kabupaten Ende. (Foto: Ian Bala/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pelaksana tugas (Plt) Bupati Ende, H. Djafar H. Achmad menyerahkan peralatan kebersihan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Para Camat dan Lurah yang juara kategori kantor terkotor tingkat Kabupaten Ende.

Penyerahan itu dilakukan usai upacara pengibaran bendera dalam rangka HUT RI ke-74 di Lapangan Pancasila Ende, Sabtu (17/08/2019).

Ada tiga OPD yang meraih rangking kantor terkotor yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pertanian dan Peternakan serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Ketiga OPD ini masing-masing menerima sapu lidi serta tempat sampah.

Selain OPD, Plt Djafar juga menyerahkan peralatan serupa kepada tiga kecamatan terkotor yakni Kecamatan Ende Timur, Ende Tengah dan Ende Utara serta tiga kelurahan terkotor yakni Kelurahan Roworena Barat, Kelurahan Kota Ratu dan Kelurahan Tetandara.

Plt Bupati Ende Djafar Achmad kepada awak media menyebutkan, tujuan utama dalam perlombaan tersebut ialah untuk menjaga kebersihan di instansi pemerintah dan lembaga pendidikan.

“Tujuan memang untuk kebersihan. Kepalanya malas, pegawainya malas. Semuanya malas menjaga kebersihan di kantor sendiri,” katanya.

Untuk menindaklanjuti ini, jelas Djafar, akan dilakukan peninjauan atau pemeriksaan kebersihan setiap instansi pada tiga minggu berikut. Termasuk ke kecamatan, kelurahan hingga tingkat RT.

“Tiga minggu lagi saya cek. Besok ini saya turun ke camat-camat dan RT untuk menggerak bersama menjaga kebersihan,” katanya.

Penulis: Ian Bala

Editor: Boni J

Ende H. Djafar H Achmad
Previous ArticleRayakan HUT RI ke-74 Generasi Milenial di Batas RI-RDTL Dibekali Pengetahuan Bela Negara
Next Article Mengenal Lindy Mandeta, Mayoret Anggun dari SMA St. Alfonsus Weetabula

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.