Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Forum Masyarakat Kota Kupang Tanda Tangan Petisi ‘Tolak Viktor Jadi Menteri’
Regional NTT

Forum Masyarakat Kota Kupang Tanda Tangan Petisi ‘Tolak Viktor Jadi Menteri’

By Redaksi12 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Forum Masyarakat Kota Kupang, menolak Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menjadi menteri dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Aksi penolakan tersebut ditandai dengan penandatanganan pernyataan sikap di atas spanduk besar bertuliskan ‘Petisi Menolak Menteri, Gubernur NTT Tetap, Komunitas Depot Kelor Kupang‘ di Oebufu, Kota Kupang, Kamis (12/09/2019).

Aksi penandatanganan pernyataan sikap di atas spanduk besar bertuliskan ‘Petisi Menolak Menteri, Gubernur NTT Tetap, Komunitas Depot Kelor Kupang’ di Oebufu, Kota Kupang, Kamis (12/09/2019).

Niki Ully, selaku koordinator forum menyebutkan petisi tersebut bertujuan agar Gubernur NTT tetap menjadi gubernur dan menyelesaikan semua janji politiknya selama masa kampanye.

“Kami pilih untuk jadi gubernur bukan menteri. Selesaikan dulu persoalan pembangunan di NTT. Jadi jangan dulu jadi menteri”, tegas Niky.

Menurutnya, jika gubernur Viktor menjadi menteri maka persoalan kemiskinan dan pembangunan di NTT yang baru saja dimulai akan terbengkalai.

Petisi juga ditandatangani bendahara Ultras  NTT  Erlyn Kupas.
Erlyn menyampaikan keberatan dengan alasan yang sama yakni pembangunan yang belum selesai di NTT.

Menurutnya Gubernur NTT harus menyelesaikan dulu pembangunan di NTT yang baru dimulai setahun lalu.

“Jangan dulu lah menteri. Selesaikan dulu urusan di NTT yang masih membutuhkan beliau”, tandasnya.

Sebelumnya akademisi Unwira Kupang, Eston Niron menyampaikan, Gubernur NTT harus konsisten dengan keputusan politiknya ketika maju dalam kontestasi elektoral (Pilgub) kemarin.

“Gubernur NTT harus mempunyai etika politik untuk menjaga dan menghargai mandat, kepercayaan politik dari masyarakat NTT yang sudah memilihnya menjadi Gubernur selama 1 periode”, jelas Mahasiswa Magister Ilmu Politik Univesitas Airlangga itu.

Diketahui, forum ini akan mengajak masyarakat di Kupang untuk sama-sama menandatangani petisi tolak wacana gubernur menjadi menteri. Rencananya mereka akan menggalang tanda tangan saat Car Free Day Sabtu mendatang.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Irvan K

Kota Kupang Viktor Bungtilu Laiskodat
Previous ArticlePilkada Mabar dan Diskursus Politik ‘Garis Tangan’ Seorang Doktor
Next Article Peringati Hari Perhubungan Nasional, UPT Pelabuhan Marapokot Bersih Pantai

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.