Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Wagub NTT Minta PMKRI Jangan Takut Kritik Terhadap Pemerintah
MAHASISWA

Wagub NTT Minta PMKRI Jangan Takut Kritik Terhadap Pemerintah

By Redaksi18 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil gubernur NTT, Josef A. Nae Soi saat memberikan sambutan pada kegiatan Seminar Nasional PMKRI di Kupang, Rabu 18 September 2019 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Adrianus Nae Soi meminta Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) agar jangan takut kritik terhadap pemerintah.

Hal ini disampaikan Wagub Nae Soi saat memberikan sambutan dan sekaligus membuka Konferensi Studi Nasional (KSN) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Thomas Aquinas di Kupang, Rabu (18/09/2019).

Menurut dia, tugas PMKRI harus memberikan kritikan terhadap pemerintah.

“Kritik tidak salah. Harus itu sebagai kekuatan moral politik,” tegasnya.

Ia menegaskan, jika aktif di PMKRI harus ada yang namanya keseimbangan Kristus in medium.

“Di kampus juga saya harus pintar. Terlalu pintar juga tidak bagus. apalagi terlalu bodoh,” ujar Wagub NTT yang berpasangan dengan Viktor Bungtilu Laiskodat itu.

Nae Soi pun meminta, jika mahasiswa yang datang demonstrasi kepada pemerintah tidak boleh hanya juru bicara yang omong.

“Kalau datang demo ke saya, semua harus omong. Namanya demo, mau demo dari pagi sampai sore juga ndak apa-apa supaya saya dengar. Jika ada yang omong bagus, kritis saya akan kasih hadiah. Pasti saya panggil. Itu luar biasa. Itu baru pemuda,” tegas Nae Soi.

Ia mengaku, jika dari dulu sampai sekarang organisasi kemahasiswaan tidak ada yang memisahkan.

“Kita dulu sampai sekarang, tidak ada yang memisahkan. Tidak ada yang dipisah-pisahkan. Membedakan boleh, tapi tidak memisah-misahkan diantara kita satu sama lain. Mulailah dengan hal-hal yang baik,” harapnya.

Ia berpesan, agar waktu masih muda ini dipergunakan secara baik.

“Saya pesan kepada adik-adik sekalian. Waktu masih muda pergunakan waktu ini untuk organisasi dan pergunakan waktu untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang luar biasa. Karena anda belajar public speaking tidak belajar di bangku kuliah, anda belajar diskusi tidak belajar di bangku kuliah. Tetapi itu hanya belajar di organisasi. Laboratorium anda adalah pertemuan-pertemuan seperti ini, ” katanya.

Ia juga meminta, PMKRI, HMI, GMNI, GMKI dan organisasi lainnya agar teguh dalam Iman kuat dalam cobaan.

“Begitu ideal, jika anda keluar nanti pasti di sanalah dunia kampus menanti anda. Kampus yang baru, kampus yang penuh dengan gejolak, kampus dengan penuh dinamika, kalau kita tidak kuat dalam iman, tidak kuat dalam cobaan maka kita akan terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan, ” tutup alumni PMKRI itu.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang PMKRI
Previous ArticleGelar KSN 2019, PMKRI Soroti Persoalan HAM dan Ekologi
Next Article Soal Investasi di NTT, PMKRI Pusat Ingatkan Viktor dan Josef

Related Posts

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

BEM FISIP Undana Gelar Pengabdian di Desa Tanah Merah, Angkat Pendidikan Politik hingga Kewirausahaan

1 Maret 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.